PESISIR SELATAN, KP – Polres Pesisir Selatan (Pessel) menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kepada pelajar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
Sosialisasi digelar Senin (10/3) di aula SMAN 1 Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SMAN 1 Painan, majelis guru, dan sekitar 250 siswa-siswi.
Kasat Resnarkoba Polres Pesisir Selatan, AKP Hardi Yasmar, menjadi narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara rinci dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, serta masa depan generasi muda.
“Peredaran narkoba semakin meresahkan, terutama di kalangan remaja. Penanggulangannya tidak hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga memerlukan dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat,” tegas AKP Hardi Yasmar.
Ia mengajak para siswa untuk menjadi pelopor dalam memerangi narkoba di lingkungan sekolah. Menurutnya, komunikasi yang baik antara siswa, guru, dan orang tua sangat penting untuk memantau perkembangan anak-anak di luar sekolah.
Ia menambahkan, sosialisasi ini merupakan bagian dari program preventif Polres Pesisir Selatan. Pencegahan dinilai lebih efektif daripada pengobatan, sehingga edukasi kepada pelajar menjadi prioritas.
Kepala SMAN 1 Painan, Raspi Darmi, menyampaikan apresiasi atas penyuluhan ini. Ia berharap siswa lebih waspada terhadap ancaman narkoba.
“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat,” ujarnya.
Salah seorang siswa, Sarah (17 tahun), turut mengungkapkan terimakasih atas sosialisasi itu.
“Saya jadi lebih paham bahayanya narkoba dan pentingnya menjaga diri dari pengaruh buruk tersebut,” katanya.
Acara ditutup dengan penyerahan bahan edukasi tentang bahaya narkoba dari Kasat Resnarkoba kepada Kepala Sekolah sebagai simbol komitmen bersama menciptakan lingkungan bebas narkoba. (don)