SMKN 1 Lubuk Sikaping Kembangkan Aplikasi Monitoring Online PKL

Kepala SMKN 1 Lubuk Sikaping, Muslim.

PASAMAN, KP – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, terus melakukan sejumlah inovasi guna memajukan dunia pendidikan di daerah setempat.

Kepala SMKN 1 Lubuk Sikaping Muslim mengatakan, baru-baru ini sekolahnya mengembangkan sebuah aplikasi yang digunakan untuk memonitoring secara online siswa yang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

“Aplikasi itu kita beri nama Empakela atau elektronik monitoring praktek kerja lapangan),” ungkap Muslim, Kamis (27/7).

Ia menjelaskan, Empakela dikembangkan oleh tim IT SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping untuk memfasilitasi dan memonitor pelaksanaan PKL siswa di dunia kerja dan dunia industri.

“Aplikasi berbasis web ini dirancang untuk membantu siswa dalam pelaksanaan PKL agar lebih efisien. Kemudian membantu pamong PKL, guru pembimbing, pihak sekolah, dan stakeholder lainnya dalam memantau, memberikan bimbingan, dan melakukan penilaian di akhir masa PKL,” jelas Muslim.

Ia mengungkapkan, sebelumnya mentoring dilakukan secara offline, di mana guru pembimbing melakukan bimbingan sebanyak tiga kali. Sehingga, membutuhkan biaya yang cukup besar.

“Apalagi tahun 2023-2024, PKL di SMK mengalami perubahan durasi menjadi 6 bulan,” katanya.

Masa PKL yang panjang dan durasi mentoring yang terbatas itu menyulitkan komunikasi antar pembimbing dengan siswa dan pembimbing dengan instruktur di dunia kerja.

“Dengan Empakela, koordinasi dapat dilakukan setiap saat dan ada umpan balik antar pembimbing, instruktur, dan siswa,” katanya.

Di samping itu, lanjut Muslim, aplikasi Empakela juga meminimalisir kesalahan penulisan sertifikat karena data diri bisa diinput siswa dan dapat diubah jika ada kesalahan sewaktu akan dilakukan pencetakan.

“Jumlah siswa PKL 2023-2024 sebanyak 455 siswa, pembimbing 60 guru, dan instruktur 100 orang yang tersebar di 5 provinsi. Alhamdulillah, aplikasi Empakela ini sangat memudahkan monitoring dan pelaporan PKL,” katanya.

Ia menjelaskan, pada aplikasi Empakela terdapat lima user, yaitu penanggung jawab PKL, sekretaris, admin, pembimbing, dan siswa.

“Melalui aplikasi ini bisa dilakukan registrasi siswa PKL, penugasan tempat PKL, monitoring kehadiran, pengisian laporan harian, hingga evaluasi kemajuan PKL. Selain itu, juga bisa untuk pengarsipan dokumen, komunikasi antar pihak, statistik dan analisis, notifikasi dan pengingat, serta cetak sertifikat PKL,” katanya.

Saat ini aplikasi Empakela sudah mulai dimanfaatkan oleh sejumlah SMK yang ada Kabupaten Pasaman. (nst)

Related posts

Gerakan Ayah Ambil Rapor, SDN 04 Terandam Dorong Keterlibatan Orang Tua

BAZNAS Padang Buka Beasiswa Binaan, Biayai Mahasiswa Hingga Semester 8 

Pemko Padang Gandeng Politeknik Kirana, Siapkan 40 Beasiswa Penerbangan