PADANG, KP – Sosok mayat ditemukan mengambang di sungai banda bakali atau banjir kanal GOR H. AguS Salim, tepatnya di kawasan Jalan Siak RT 03/RW 02, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Selasa malam (2/4), sekitar pukul 22.15 WIB.
Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Dedy Andriasyah Putra menyampaikan mayat, tersebut pertama kali dilihat oleh salah satu warga yang ingin buang air kecil.
“Dia melihat seperti batang kayu yang hanyut, namun warga itu curiga karena melihat ada pakaian, ketika dilihat lebih seksama rupanya mayat manusia,” kata Kompol Dedy, Rabu (3/4).
Warga tersebut langsung memberitahu ke warga lainnya dan diteruskan ke pihak kepolisian.
“Kami datang ke sana dan langsung mengevakuasi mayat itu dibantu BPBD Kota Padang, Dinas Damkar dan TNI,” katanya, seperti dilansir sumbarkita.id.
Setelah dievakuasi, mayat berjenis kelamin laki-laki itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Setelah diidentifikasi oleh tim DVI RS Bhayangkara, mayat tersebut diketahui bernama Irwan (42 tahun), warga Jalan Salak Gang IX Timur Nomor 112, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.
Kasi Humas Polresta Padang Ipda Yanti Defina mengungkapkan, penyebab meninggalnya korban masih dalam penyelidikan. Namun, dari pemeriksaan sementara ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Itu masih dalam pendalaman dan dari hasil itu masih belum kita simpulkan,” terangnya.
Adapun hasil identifikasi sementara yang didapat pada jenazah korban yakni leher korban terikat kuat dengan tali nilon jemuran warna oranye dan tali tersebut dikaitkan ke tas kain berisi batu cobek dengan berat sekitar 5 kilogram. Pada jari tangan sebelah kanan terpasang sebuah gunting berwarna hitam hijau, pada wajah dan rusuk terdapat luka lebam, perut korban terasa lunak dan diduga di dalam sudah penuh dengan cairan dan luka yang tidak mengeluarkan darah. Saat ditemukan, korban mengenakan baju kemeja hitam dan celana jeans serta sandal merk Homyped. Dari kondisi itu, diduga korban sebelumnya mengalami penganiayaan dan dibunuh. Saat ini kasus itu sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian. (ski/ksc)