Hujan Badai di Padang, Rumah Buruh Harian Rusak Berat Tertimpa Pohon

RUMAH RUSAK BERAT: Kondisi satu unit rumah warga yang mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan dinding setelah tertimpa pohon Tarok berukuran besar di RT 02 RW 01 Kelurahan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Rabu (17/6) malam.

PADANG, KP — Hujan deras disertai angin kencang menghantam Kota Padang dan memicu pohon tumbang di empat lokasi pada Rabu (17/6) malam. Dampak terparah terjadi di Kelurahan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, saat pohon Tarok berukuran besar menimpa satu rumah warga hingga rusak berat.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kota Padang mencatat kejadian ini mulai terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Pohon-pohon yang tumbang tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga menghambat akses jalan di sejumlah titik.

Salah satu rumah yang terdampak parah milik Syafrizal (50), buruh harian lepas yang tinggal di RT 02 RW 01 Bukit Gado-Gado. Pohon Tarok sepanjang sekitar 25 meter dengan diameter dua meter roboh dan langsung menghantam bangunan tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kejadian ini menyebabkan rumah Syafrizal rusak berat dan tidak lagi layak huni. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp65 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyebut hujan lebat dan angin kencang menjadi pemicu utama kejadian tersebut.

“Cuaca buruk mulai terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Karena hujan masih deras dan akses ke lokasi cukup sulit, kami belum bisa melakukan penanganan pada malam hari,” ujarnya, Kamis (18/6).

Petugas baru melakukan pembersihan pada keesokan harinya dengan melibatkan personel BPBD dan tim gabungan.

Selain di Bukit Gado-Gado, pohon tumbang juga terjadi di Kelurahan Seberang Palinggam, Batang Arau, serta Sungai Pisang di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Di Seberang Palinggam, pohon menimpa rumah warga, sedangkan di Batang Arau dan Sungai Pisang, pohon tumbang menutup akses jalan.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Satlinmas Satpol PP, Dinas Sosial, aparat kecamatan dan kelurahan, kelompok siaga bencana, serta masyarakat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Hingga Kamis siang, petugas masih memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin dan membersihkan material yang berserakan agar aktivitas warga kembali berjalan normal.

BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

“Warga perlu mewaspadai potensi pohon tumbang dan bencana hidrometeorologi lainnya, terutama saat hujan deras disertai angin kencang,” tegas Hendri. (*/red)

Related posts

LONGSOR LUMPUHKAN JALUR PADANG–BENGKULU

Kebakaran Hanguskan 34 Bangunan di Padang, 38 Warga Mengungsi

Sopir Mengantuk, Truk Hantam Pohon di Jalan Padang–Solok