SOLOK, KP – Curah hujan tinggi mengakibatkan terjadinya longsor di Jorong Tanah Sirah, Nagari Aie Luo, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, Rabu dinihari (3/5) sekitar pukul 04.00 WIB. Sedikitnya, 4 unit rumah warga setempat rusak berat. Longsor juga merusak puluhan hektare sawah dan kebun.
Staf Pemerintahan Nagari Aie Luo, Indra (25 tahun) mengatakan, longsor berasal dari tanah perbukitan yang terban.
“Rumah saya salah satu dari empat rumah yang rusak akibat dihantam longsor tersebut,” kata Indra.
Adapun rumah lainnya yang terkena longor adalah milik Anwar Dt. Palito Caniago (65 tahun), Zainal (45 tahun), dan Yusri (39 tahun). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu namun kerugian materil mencapai puluhan juta rupiah.
“Longsor juga membuat akses jalan dari Jorong Tanah Sirah menuju Jorong Kipek terputus,” imbuhnya.
Sedangkan lahan perkebunan dan sawah milik warga yang rusak akibat longsor mencapai belasan hektare dengan kerugian mencapai sekitar Rp200 juta.
Ditambahkannya, saat ini sedang dilakukan pembukaan jalan dengan cara membersihkan puing-puing material longsor oleh TRC BPBD Kabupaten Solok dibantu masyarakat. Sementara, pihak Polres Solok juga turun melakukan koordinasi dengan Aparat Pemerintahan Nagari Aie Luo guna pendataan korban, bangunan, dan perkebunan yang terdampak banjir. Polres Solok juga bekerjasama dengan Pemkab Solok, BPBD, relawan tanggap bencana, dan TNI guna membantu membersihkan material longsor.
Sementara, Bupati Solok H. Epyardi Asda sudah memerintahkan dinas BPBD, Dinas Sosial, dan pihak terkait lainnya untuk turun ke lokasi membantu warga yang terkena musibah. (wan)