Pemko Padang Masif Salurkan Bantuan, Fadly Amran Kerahkan Seluruh OPD Bantu Pengungsi

Wali Kota Padang, Fadly Amran meninjau lokasi banjir bandang di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (27/11).

PADANG, KP — Wali Kota Padang Fadly Amran meminta dapur SPPG mengalihkan seluruh produksi makanan untuk kebutuhan pengungsi banjir dan longsor. Instruksi itu disampaikan saat ia meninjau lokasi banjir bandang di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (27/11).

“Saya sudah minta dapur SPPG untuk mengalihkan makanan yang tadinya untuk siswa sekolah, dialihkan untuk pengungsi. Karena sekolah sudah diliburkan,” tegas Fadly.

Ia menyebut dapur umum Dinas Sosial Kota Padang telah beroperasi sejak beberapa hari lalu dengan menyediakan 200–400 porsi makanan per hari bagi warga yang dievakuasi. Namun, kebutuhan pangan di lapangan tetap memerlukan tambahan suplai.

“Kita kerahkan semua sumber daya selama masa tanggap darurat ini untuk mengurangi beban warga Kota Padang korban bencana banjir. Juga ada bantuan dari BUMN, BUMD, NGO, BAZNAS, dan pihak-pihak dermawan lainnya yang langsung disalurkan kepada korban bencana,” ujarnya.

Selain bantuan pangan, Dinas Kesehatan Kota Padang menyiagakan unit pelayanan kesehatan yang masih dapat beroperasi untuk melayani warga yang membutuhkan layanan medis.

Sementara itu, Pemko Padang memperluas penyebaran bantuan ke berbagai titik terdampak bencana hidrometeorologi. Fadly Amran menyampaikan seluruh OPD, Forkopimda, dan para pemangku kepentingan dikerahkan untuk mempercepat pendistribusian bantuan.

“Seluruh OPD Pemko Padang, Forkopimda dan seluruh stakeholder lainnya kita arahkan menyalurkan bantuan ke titik-titik evakuasi korban,” terang Fadly usai rapat koordinasi bersama BNPB dan Menteri PMK Pratikno, Kamis.

Sejumlah perangkat daerah telah menyalurkan bantuan, di antaranya Bappeda ke Dadok Tunggul Hitam, Dinas PMPTSP ke Pauh dan Nanggalo, Inspektorat ke Tabiang Banda Gadang, serta Dinas Perikanan dan Pangan ke Batipuh Panjang dan Padang Sarai.

“Kita sengaja menggunakan semua potensi yang ada untuk mengurangi beban warga kita yang menjadi korban bencana. Dapur SPPG juga sudah menyalurkan bantuan makanan ke beberapa daerah terdampak. Bagi masyarakat yang memerlukan bantuan, bisa menyampaikan kebutuhannya melalui PCC 122, media sosial atau kanal lainnya,” ujar Fadly.

Saat ini Pemko Padang mendukung operasional enam dapur umum, yaitu dapur umum Kampus Akademi Maritim Lubuk Minturun, Posko Kantor Camat Koto Tangah, Posko Dadok Tunggul Hitam, Posko Sungai Lareh, dan Posko Purus.

Menutup penyampaiannya, Fadly mengajak masyarakat Kota Padang dan rumah ibadah untuk berdoa agar bencana segera berakhir.

“Mari kita sama-sama berdoa, semoga Allah SWT segera mengangkat bencana yang tengah kita alami di Kota Padang dan Sumatera Barat. Dan diberikan kekuatan untuk melakukan recovery secepat mungkin,” pungkasnya. (*/nda)

Related posts

Lembah Anai Kembali Makan Korban: Travel Avanza Terjun ke Jurang, 7 Orang Luka-luka

Satu Rumah di Seberang Palinggam Terbakar, Damkar Berhasil Cegah Api Meluas

Banjir dan Longsor Terjang Pasaman: Satu Orang Tewas, Ratusan KK Terisolasi