KPU Tanah Datar Gelar Simulasi Pungut Hitung Suara Pilkada

Simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2024 di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (16/11).

TANAH DATAR, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Datar sukses menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2024 di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Sabtu (16/11). Simulasi ini bertujuan memastikan kesiapan penyelenggara pemilu, seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Plh. Ketua KPU Tanah Datar, Thomas Hendriko menyatakan, kegiatan ini melibatkan sejumlah PPK, PPS, dan sebagian KPPS sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kendala yang mungkin terjadi di lapangan.

“Kami ingin memastikan teman-teman penyelenggara memahami tugasnya secara teknis di Tempat Pemungutan Suara (TPS), sehingga pelaksanaan pemungutan suara berjalan lancar,” ujar Thomas.

KPU Tanah Datar mencatat sebanyak 280.326 pemilih masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tersebar di 845 TPS di 75 nagari di 14 kecamatan.

“Dengan simulasi yang terstruktur dan lengkap ini, kami optimis penyelenggaraan Pilkada Serentak pada 27 November 2024 akan berjalan lancar dan tanpa kendala berarti,” ujar Thomas.

Simulasi ini memperagakan proses di TPS, mulai dari pembukaan pencoblosan hingga penghitungan suara. Selain itu, KPU Tanah Datar memberikan perhatian khusus kepada pemilih penyandang disabilitas dengan menyediakan bilik suara ramah disabilitas di setiap TPS.

“Simulasi juga melibatkan pemilih disabilitas agar mereka dapat memberikan suara secara mandiri dan rahasia. Bilik suara yang lebih rendah, akses jalan, dan fasilitas lainnya sudah kami persiapkan,” ungkap Bustamil Arifin, salah satu anggota KPU Tanah Datar.

Ia menambahkan, simulasi ini memberikan gambaran riil kepada penyelenggara mengenai TPS yang ideal, sehingga dapat diterapkan di semua TPS.

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tanah Datar, Arry Yuswandi, menegaskan pentingnya simulasi sebagai langkah awal untuk menghindari kendala pada hari pelaksanaan. Ia juga menyebutkan bahwa Pilkada tahun ini akan memanfaatkan aplikasi Sirekap dalam perhitungan suara. (nas)

Related posts

Datuk Safar “Turun Gunung”, Golkar Limapuluh Kota Panaskan Mesin Politik

PKB Sumbar Mulai Panaskan Mesin Partai

Varel Oriano Serap Aspirasi Petani Sawit Dharmasraya