JAKARTA, KP – Ribuan masyarakat Indonesia mendaftar menjadi calon legislatif atau caleg pada pemilu 2024. Salah satu tujuannya adalah ingin membawa perubahan terutama daerah yang dibelanya. Lantas berapa modal jadi caleg?
Menurut LPM FE UI, modal menjadi caleg cukup variatif. Modal caleg untuk menjadi anggota DPR RI paling besar dibandingkan menjadi caleg DPRD atau DPRD kabupaten/kota. Berikut rinciannya:
Calon anggota DPR RI: Rp1,15 miliar-Rp4,6 miliar
Calon anggota DPRD provinsi: Rp250 juta-Rp500 juta
Sementara, Prajna Research Indonesia juga pernah melakukan penelitian soal modal menjadi caleg. Berikut rinciannya:
Calon anggota DPR RI: Rp1 miliar-Rp2 miliar.
Calon anggota DPRD provinsi: Rp500 juta-Rp1 miliar
Calon anggota DPRD kabupaten/kota: Rp250 juta-Rp300 juta
Lantas, untuk apa saja modal caleg ini?
Dikutip dari cnbcindonesia.com, Minggu (28/8), modal caleg digunakan untuk berbagai macam hal, salah satunya untuk akomodasi ke daerah pemilihan. Selama masa kampanye, setidaknya caleg mengunjungi daerah pemilihan minimal 1 bulan sebanyak 2 kali. Selama kegiatan tersebut, caleg akan mengeluarkan banyak biaya untuk kebutuhan transportasi, penginapan, makan, dan lain-lain yang jumlahnya bisa melebihi perencanaan pertama.
Selain untuk akomodasi, modal caleg biasanya digunakan untuk biaya kampanye seperti menyiapkan atribut (kaos, umbul-umbul, iklan, baliho) maupun logistik. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan branding si caleg.
Masih ada lagi yang lain? Tentu ada. Seperti untuk tim sukses, bantuan sosial, biaya pengumpulan massa, hingga biaya saksi.
Kemudian ada sejumlah faktor juga yang mempengaruhi modal caleg, seperti ukuran dan karakteristik dapil, kebijakan dan mekanisme parpol, hingga strategi dan gaya kampanye caleg.
Baru-baru, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan butuh uang hingga Rp40 miliar untuk bisa menjadi anggota DPR RI dari DKI Jakarta. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu bahkan buka-bukaan modal yang dibutuhkan menjadi caleg memang cukup besar, apalagi dari Jakarta.
“Cost-nya sekitar Rp40 miliar. Ada yang (mengeluarkan biaya) Rp20 miliar, gak jadi. Ada yang Rp25 miliar gak jadi,” ucap Cak Imin di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Hal ini bukan sekadar rumor. Buktinya adalah kisah seorang artis yang maju jadi caleg pada pemilu 2024, Deny Cagur. Komedian itu mengaku mengumpulkan penghasilannya setelah 25 tahun kerja di dunia hiburan untuk maju jadi caleg.
Menurutnya, ia memang tertarik terjun ke politik. Hanya saja, hal itu disesuaikan dengan kemampuan finansialnya untuk maju jadi caleg. Ia mengaku baru memiliki peluang untuk pemilu 2024 setelah miliki popularitas dan finansial yang cukup. Denny maju sebagai caleg DPR RI di daerah pemilihan (dapil) 2 Jawa Barat melalui PDIP. (cnbc)