SOLOK, KP – Pelaksanaan pesta demokrasi di ambang pintu. Selain penuh dinamika, masyarakat juga dihadapkan pada perbedaan dalam memilih calon pemimpin dan wakil rakyat. Namun, perbedaan pilihan itu jangan sampai memutus tali silaturahmi.
“Pemilu 2024 ini sepertinya penuh dinamika, hawa politisnya sangat ketat. Apalagi, di daerah muncul putra-putri terbaik dari masing-masing nagari yang maju sebagai wakil rakyat,” kata Wali Nagari Batang Barus, Syamsul Azwar, yang juga caleg DPRD Kabupaten Solok dari dapil 1, Senin (4/9).
Menurutnya, dalam pileg ada fenomena persaingan antar kandidat dalam satu partai. Namun, persaingan itu harus dimaknai sebagai persangan sehat untuk kepentingan bersama.
“Saatnya kita ciptakan pemilu yang lancar, damai, dan mengedepankan persatuan,” ujarnya.
“Apapun hasil pileg, yang penting kita tetap bersaudara. Jangan main sikut-sikutan, kita harus tetap berangkulan. Sebab, politik hanya sesaat, jalan mencapai tujuan. Persaudaraan adalah segalanya,” pungkasnya. (wan)