Gedung Bersejarah Abdullah Kamil Kembali Jadi Pusat Budaya Sumbar

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon (tengah) bersama Wali Kota Padang Fadly Amran dan tokoh budaya berfoto usai peresmian sekaligus relaunching Gedung Abdullah Kamil di Jalan Diponegoro, Kecamatan Padang Barat, Jumat (23/1).

PADANG, KP — Gedung Abdullah Kamil di Jalan Diponegoro, Kecamatan Padang Barat, kembali diaktifkan sebagai pusat kebudayaan Sumatera Barat (Sumbar).

Peresmian sekaligus relaunching gedung bersejarah tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, Jumat (23/1), dan dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran bersama unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, serta pengurus Yayasan Genta Budaya.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan, peran strategis Gedung Abdullah Kamil sebagai pusat edukasi dan pengembangan kebudayaan di Sumbar. Ia berharap gedung ini kembali menjadi ruang pembelajaran dan penggerak kemajuan kebudayaan, meskipun proses revitalisasi belum sepenuhnya rampung.

“Walaupun belum seratus persen selesai, kita berharap gedung ini kembali menjadi pusat budaya, pusat edukasi, pusat belajar, sekaligus menggerakkan kemajuan kebudayaan, mulai dari tradisi, riset kebudayaan, seni pertunjukan, film, hingga pemikiran-pemikiran kebudayaan,” ujar Fadli Zon.

Ia juga mendorong pemanfaatan gedung tersebut secara optimal oleh komunitas budaya, khususnya di Kota Padang dan sekitarnya, sebagai ruang kolaborasi dan aktivitas kebudayaan.

Di tempat yang sama Ketua Dewan Pengurus Yayasan Genta Budaya, Weno Aulia, menjelaskan bahwa Gedung Abdullah Kamil yang didirikan pada 1988 mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa bumi tahun 2007 dan 2009. Kerusakan terutama terjadi pada bagian utara gedung yang mengalami retak dan kebocoran, sehingga memerlukan renovasi menyeluruh.

“Gedung Abdullah Kamil merupakan gedung kebudayaan yang digagas oleh diplomat senior Minangkabau, almarhum Haji Abdullah Kamil. Kami berterima kasih kepada Bapak Fadli Zon yang telah merenovasi sekaligus mengaktivasi kembali gedung ini,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan pemanfaatan Gedung Abdullah Kamil sebagai pusat aktivitas seni dan budaya. Pemko Padang juga merencanakan penataan kawasan taman di sekitar gedung untuk mendukung fungsinya sebagai ruang publik budaya.

“Keberadaan gedung ini diharapkan memperkuat ekosistem seni dan budaya, menjadi ruang ekspresi kreatif, serta mendorong pelestarian nilai-nilai budaya Minangkabau secara berkelanjutan,” ujar Fadly Amran. (red)

Related posts

Dua Grup Tari Sumbar Lolos ke Final Nasional iForte NDC

Masyarakat Sirukam kembali Gelar Tradisi Bakaua Lindang

OSIM MAN 3 Padang Tebar Kebaikan Melalui Aksi Berbagi Takjil