LIMAPULUH KOTA, KP – Program nasional penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) yang telah berjalan selama satu tahun lebih di Jorong Tanjung Haro Selatan, Nagari Sikabu-kabu Tanjungharo Padangpanjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, masih belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih seluruh masyarakat yang ada di daerah itu.
Untuk mengatasi kebutuhan air bersih yang baru terlayani oleh program Pansimas sekitar 80 persen dari jumlah KK di jorong itu, puluhan masyarakat melakukan gotong royong (goro) di kaki bukit Balimbiang untuk mencari sumber air guna menambah ketersedian air untuk kebutuhan program Pansimas tersebut, Minggu (7/5).
Goro yang dipimpin Walijorong Tanjungharo Selatan, Fauzan Hasmi dan didukung para ninik mamak, tokoh masyarakat dan ketua pemuda itu berusaha mencari sumber air untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus membersihkan kolam-kolam dan bak penampung persedian air di lokasi tersebut.
Fauzan Hasmi mengungkapkan, goro itu menindaklanjuti hasil musyawarah masyarakat yang digelar sebelumnya menuntut pihak pengelola Pansimas untuk menambah ketersediaan air bersih yang tidak mencukupi memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di daerah tersebut.
“Karena ketersedian air baku pada sumber air tidak mencukupi, maka disepakati untuk melakukan gotong royong mencari sumber air guna dialirkan ke waduk penampung untuk seterusnya dialirkan ke bak induk. Alhamdulillah, bantuan pemerintah untuk program Pamsimas ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” ujarnya.
Dijelaskannya, sebelum adanya program Pamsimas, masyarakat mendapatkan air bersih melalui sumur gali dan sumur bor pribadi. (dst)