SOLOK, KP – Pemerintah Kabupaten Solok nenjamin keamanan dan kemudahan berinvestasi di daerah itu. Hal ini disampaikan Bupati Solok Epyardi Asda, saat menerima kunjungan mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar bersama Ketua Umum ASITA Artha Hanif dan rombongan, di kawasan wisata Bukit Cambai, Kamis (7/9).
Turut hadir pada kesempatan itu Ketua DPD ASITA Sumbar Arlan Dikusnata, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Solok Armen, Kepala Diskominfo Teta Midra, dan pejabat lainnya.
Mengawali kunjungan tersebut, bupati mengajak rombongan berkeliling dan menyaksikan langsung pemandangan empat danau, tiga gunung, dan jejeran Bukit Barisan serta hamparan kawasan pertanian dari puncak Bukit Chambai.
Bupati memaparkan, Pemkab Solok sangat mendukung hadirnya investor. Pihaknya siap menjamin keamanan investasi, mempermudah perizinan, serta memfasilitasi semua yang dibutuhkan oleh investor baik secara struktur maupun infrastruktur.
Sementara, Sapta Nirwandar menyampaikan rasa kagumnya atas keindahan alam Solok. Menurutnya, Solok memiliki keunikan alam yang tiada duanya. Apalagi pesona lima danau yang tidak dimiliki daerah lain.
“Ini adalah rahmat dari Tuhan yang bisa kita manfaatkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Sektor pariwisata itu efek berantainya sangat tinggi karena melibatkan banyak pihak dalam pengembangannya,” sebut Sapta Nirwandar.
Khusus Chambai, katanya, memiliki nilai jual melalui pemandangannya yang unik.
“Kita tidak bisa melihat pemandangan seperti ini di tempat lain, maka kita harus datang ke sini. Sebab, pariwisata itu harus dialami, bukan hanya melalui cerita saja,” tuturnya sembari menyarankan Pemkab Solok membangun cable car di objek wisata itu.
Ia meyakini, berinvestasi di Kabupaten Solok tidak akan rugi, malah menguntungkan tidak hanya dari sisi materi namun juga akan kaya budaya, pengalaman, dan hubungan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum ASITA Artha Hanif menyebut, pihaknya akan mencoba menarik minat investor-investor dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di Kabupaten Solok.
“Dengan keseriusan dalam mengemas potensi keindahan alam ini tentunya akan menjadi daya tarik yang mempesona bagi seluruh dunia. Kami sangat berharap kawasan Chambai ini akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan bagi masyarakat Indonesia dan dunia,” tuturnya. (wan)