SOLOK, KP – Bupati Solok, H. Epyardi Asda mengatakan, masalah pupuk bersubsidi adalah hal yang krusial saat ini karena pengaturannya terbatas.
“Kita mengharapkan agar jatah subsidi pupuk dapat diperoleh oleh masyarakat Kabupaten Solok secara merata,” bupati dalam audiensi dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) sebagai distributor dan pengecer pupuk bersubsidi di Kabupaten Solok, Senin (11/9). Audiensi ini bertujuan untuk mendorong peran Bumnag dalam mendistribusikan pupuk bersubsidi di wilayah kabupaten tersebut.
Bupati juga memberikan dukungan kepada Bumnag yang ingin menjadi distributor, asalkan mereka mematuhi persyaratan dan aturan yang berlaku.
Ini adalah langkah yang baik dalam upaya mendistribusikan pupuk bersubsidi dengan lebih efisien dan adil di Kabupaten Solok. Semoga hal ini dapat membantu pertanian dan masyarakat setempat.
Sementara Ketua panitia pelaksanaan, Romi Hendrawan, dalam laporannya menjelaskan acara ini bertujuan untuk mendorong Bumnag menjadi distributor pupuk bersubsidi. Beberapa Bumnag yang telah menjadi distributor adalah Bumnag Berkah Mandiri Bukit Tandang dan Bumnag Cupak Nan Usali di Nagari Cupak. (wan)