LUBUK SIKAPING, KP – Tim Geopark Equator Pasaman menunjukkan prestasi gemilang dalam Jambore Nasional Geopark Ranah Minang yang diadakan di kawasan Geopark Nasional Sawahlunto pada Jumat (28/7).
Acara dengan tema ‘Alam Takambang Jadi Guru Geopark Ranah Minang I Love You’ ini merupakan event Geopark pertama yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan berlangsung sukses dari 26 hingga 28 Juli 2023.
Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS, menyatakan kepuasan atas partisipasi Geopark Equator Pasaman yang sangat baik. “Kita berhasil menghadiri acara ini dengan penuh semangat dan antusiasme, serta memperlihatkan potensi geopark di wilayah Pasaman,” ujar Sabar AS, yang juga merupakan salah satu anggota Badan Pengelola Geopark Equator Pasaman.
Tak hanya itu, M. Dandi Saputra, salah satu anggota Tim Geopark Equator Pasaman, mampu menunjukkan keunggulannya dan berhasil menjadi peserta terbaik dalam berbagai kegiatan yang diadakan dalam Jambore Nasional tersebut.
“Ini membuktikan kompetensi dan dedikasinya dalam memajukan Geopark Equator Pasaman. Prestasi ini juga mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, termasuk Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy,” tambah Sabar AS, yang juga menjabat sebagai General Manager Geopark Equator Pasaman.
Beliau menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian Geopark Equator Pasaman dalam Jambore Nasional Geopark Ranah Minang.
“Selain itu, Wakil Gubernur juga menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan di Kabupaten Pasaman. Beliau mengusulkan nama kegiatan tersebut menjadi ‘Jambore Astronomy di Garis Khatulistiwa Equator Pasaman,’ dengan tujuan untuk lebih memperkenalkan potensi astronomi dan keunikan wilayah Pasaman,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Jambore Ranah Minang ini diharapkan dapat menjadi ajang kolaborasi dan sinergi antara kawasan geopark di Sumatera Barat dan badan pengelola geopark di seluruh Indonesia.
“Dukungan dari berbagai kegiatan seperti peninjauan geo exhibition, geo green campaign, geo tangkas, geo dialog, geo bimtek, dan geo tracking, diharapkan dapat semakin memperkenalkan dan melestarikan geopark-geopark di Indonesia. Kehadiran Geopark Equator Pasaman dan keberhasilan M. Dandi Saputra sebagai Peserta terbaik telah memberikan kontribusi positif pada Jambore Nasional Geopark Ranah Minang,” tambahnya.
Sabar AS juga menyampaikan bahwa pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas daerah. Hal tersebut didukung oleh lokasi Pasaman yang berada tepat di garis khatulistiwa, dengan segala potensi alam, geologi, budaya, dan sejarah yang dimilikinya.
“Dengan potensi tersebut, kami akan mengembangkan Pasaman sebagai pariwisata berkelanjutan melalui Badan Pengelola Geopark Equator Pasaman,” katanya.
Terakhir, ia mengapresiasi kerja keras seluruh Tim Geopark Equator Pasaman yang telah bekerja keras selama tiga hari hingga berhasil menjadi peserta terbaik dalam Jambore Nasional Sawahlunto. (nst)