SOLOK, KP – Sebanyak 28 calon jemaah haji (CJH) Kota Solok diberikan vaksin meningitis di RSUD Kota Solok, Jumat lalu (28/4). Vaksinasi dilakukan tim dari Seksi Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kota Solok dan tim Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) serta petugas PSC 119 Kota Solok.
Yori Rahma Yulita dari Seksi Yankes mengatakan, awalnya ada 30 CJH yang akan divaksinasi, tetapi hanya 28 orang yang datang karena 2 orang CJH kurang fit. Setelah kondisi membaik, kedua CJH tersebut akan diarahkan ke Dinas Kesehatan Kota Solok untuk mendapatkan layanan vaksin.
Menurutnya, vaksin meningitis berguna untuk melindungi tubuh dari empat jenis bakteri Neisseria meningitidis yang menyebabkan penyakit meningitis, yaitu infeksi pada lapisan di sekitar otak atau sumsum tulang belakang.
Menurut Yori Rahma, sekitar 10-15 persen orang yang terinfeksi penyakit meningitis meninggal, bahkan meski sudah diobati dengan antibiotik. Sedangkan sebanyak 20 persen pengidap yang bertahan hidup memiliki masalah berkepanjangan, seperti gangguan pendengaran, kerusakan otak, kejang, atau kehilangan anggota tubuh. Oleh karena itu, vaksin meningitis perlu dilakukan.
Pemerintah Arab Saudi masih mewajibkan vaksin meningitis bagi seluruh jemaah umroh dan haji asal Indonesia. Oleh karena itu, semua calon jemaah yang akan berangkat umroh dan haji wajib untuk melakukan vaksin meningitis sebagai salah satu syarat untuk berangkat ke tanah suci. (van)