SIMPANG AMPEK, KP – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Syamsul Bahri serap aspirasi masyarakat.
Dewan dari Fraksi PDI-Perjuangan yang berasal dapil Pasaman – Pasaman Barat itu bertemu masyarakat dalam reses masa sidang ketiga tahun 2023.
Kali ini, pertemuan digelar untuk menyerap aspirasi serta masukan dari masyarakat di Jorong Pondok, Nagari Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat, baru-baru ini.
Hadir Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Sasak Ranah Pasisia, Ketua Bamus Nagari Padang Harapan Baru, tokoh masyarakat, serta puluhan nelayan setempat.
Salah seorang nelayan dalam kesempatan itu mengeluhkan bahwa akhir-akhir ini pendapatan mereka berkurang akibat banyaknya nelayan berskala besar yang beroperasi di perairan tempat biasa mereka menangkap ikan.
“Mohon dicarikan solusinya Pak Syamsul Bahri, nelayan berskala besar banyak menangkap ikan di tempat kami, sehingga kami kalah saing, dan hasil pendapatan kami berkurang,” keluh nelayan tersebut.
Para nelayan di daerah tersebut juga mengeluhkan kurangnya alat tangkap ikan yang dimiliki saat ini. Sehingga mereka jauh tertinggal dari nelayan-nelayan berskala besar. Selain itu, mereka juga meminta adanya asuransi nelayan agar kehidupan mereka lebih terjamin.
Syamsul Bahri berjanji untuk menuntaskan semua permasalahan dan keluhan nelayan di Nagari Sasak Ranah Pasisia dan sekitarnya.
Terkait nelayan berskala besar yang beroperasi di perairan tempat nelayan tradisional menangkap ikan, Syamsul Bahri akan meminta Dinas Kelautan dan Perikanan untuk membuat kesepakatan jarak tangkap.
“Nanti akan kita minta Dinas Kelautan dan Perikanan untuk membuat kesepakatan jarak tangkap agar nelayan tradisional mendapatkan perlindungan,” tambah Syamsul Bahri. (fai)