Pembinaan Anak Kemenakan, Peran Bundo Kanduang Berpengaruh Besar

PARIAMAN, KP – Walikota Pariaman, Genius Umar, telah mengajak berbagai kelompok masyarakat seperti niniak mamak (tokoh adat), alim ulama (ulama terkemuka), cadiak pandai (budayawan), pemuda paga nagari (pemuda desa), serta masyarakat umum untuk bersama-sama memajukan daerah dan mempertahankan nilai-nilai budaya yang berakar pada agama.

Pernyataan tersebut disampaikan Genius Umar saat menghadiri acara pengukuhan Bundo Kanduang Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman.

Acara ini diadakan di halaman kantor Camat Pariaman Utara pada Sabtu (26/8). Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Bundo Kanduang Kota Pariaman, Bundo Arrahmi.

Genius Umar menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan Bundo Kanduang. Ia menekankan peran penting Bundo Kanduang dalam membina pendidikan anak-anak dalam keluarga dan lingkungan, bahkan hingga tingkat kecamatan.

Selain itu, Genius juga menyoroti permasalahan “polusi budaya” seperti penyimpangan tata krama berbicara, etika pergaulan, sopan santun, dan penggunaan media sosial.

Ia menegaskan bahwa tugas Bundo Kanduang dan tokoh niniak mamak adalah memastikan agar pembinaan dilakukan sesuai dengan adat yang didasarkan pada ajaran agama.

Genius juga mengingatkan bahwa di Kota Pariaman, sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat merusak warisan budaya ini.

Ia mengingatkan bahwa penyimpangan yang terjadi bisa merusak nilai-nilai kehidupan generasi muda. Oleh karena itu, tugas mencegah penyimpangan tersebut perlu dimulai sejak dini.

Walikota berharap Bundo Kanduang, yang terdiri dari kaum perempuan, dapat aktif dalam mendukung program pembangunan daerah.

Ia juga mengajukan permintaan agar program-program yang dijalankan oleh Bundo Kanduang sejalan dengan program pemerintah daerah. (mas)

Related posts

Kebersamaan Buka Puasa Bersama GAIA Dental Clinic Bukittinggi, Wujud Apresiasi untuk Seluruh Tim

BKKBN Sumbar Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kemandirian Kampung Keluarga Berkualitas

Harga Emas di Padang Tembus Rp5 Juta per Emas, Tertinggi Sepanjang Tahun