Pemkab Serahkan satu Unit Mobil Operasional untuk LKAAM Pasaman

LUBUK SIKAPING, KP – LKAAM secara historis, merupakan struktur Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau sebagai organisasi yang mewadahi ninik mamak dan pemuka adat.

Tujuan organisasi ini adalah untuk melestarikan nilai-nilai luhur adat Minangkabau serta mengembangkan falsafat adat Minangkabau yaitu, Adat basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.

Sebagai organisasi kemasyarakatan yang berorientasi kultural, wilayah kerja organisasi ini ternyata tidak meliputi semua wilayah kultural Minangkabau, akan tetapi hanya mengikuti batasan wilayah teritorial Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Demikian juga halnya dengan LKAAM Pasaman yang selama ini bekerja dengan fasilitas seadanya, tentunya akan dapat mempengaruhi kinerja para pengurus lembaga adat ini.

“Alhamdulillah, kita atas nama seluruh ninik mamak yang tergabung dalam LKAAM Pasaman, sangat bersyukur, yang selama ini diimpikan untuk memiliki kantor sendiri, kini sudah tercapai, bahkan bisa dikatakan sangat megah lebih dari yang diharapkan,” terang Ketua LKAAM Pasaman, Chairul Datuak Bagindo Kali, acara temu ramah Niniak Mamak dengan Bupati Pasaman, kemarin.

Tidak hanya itu, Bupati Pasaman Benny Utama yang juga selaku Ninik Mamak sarak yang bagala Kari Ibrahim, sangat paham terhadap apa yang menjadi kebutuhan ninik mamak dalam menjaga keutuhan adat.

“Kami dari LKAAM Pasaman sangat berterima kasih sekali pada Bupati Pasaman, dimana kami telah diberi bantuan 1 unit Mobil operasinal LKAAM, yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan kelembagaan LKAAM itu sendiri,” tambahnya.

Di tempat yang sama Bupati Pasaman, H. Benny Utama menyebutkan, peran ninik mamak, terkhusus LKAAM dalam menyukseskan visi dan misi Kabupaten Pasaman, terutama program Pasaman yang berbudaya sangat penting dan perlu diapresiasi.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah dengan adanya keberadaan LKAAM ini sangat penting dan strategis dalam pelaksanaan tatanan adat istiadat ditengah tengah masyarakat,” katanya.

Benny Utama juga menyampaikan, LKAAM adalah lembaga sosial kemasyarakatan yang bersifat independen dan non partisan, didirikan berlandaskan filosofi adat Minangkabau yaitu “Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah, Syara’ Mangato Adat Mamakai, Alam Takambang Jadi Guru”.

Dalam mendukung Peran LKAAM dalam kegiatan pembangunan Pemkab Pasaman tentunya harus mempunyai fasilitas yang memadai, untuk itu perhatian tersebut terus dilakukan oleh pemerintah daerah baik itu sarana dan prasarana pendukung lainya.

“Kita pemerintah daerah sangat berharap, dengan adanya bantuan fasilitas tersebut akan dapat meningkatkan peran niniak mamak dalam pembangunan pasaman yang berbudaya,” tutup Benny Utama.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pasaman Sabar AS, Sekda Pasaman Mara Ondak, Kepala DPM Hasrizal, Ketua dan Pengurus KAN, dan ratusan Niniak Mamak se Pasaman. (nst)

Related posts

Kebersamaan Buka Puasa Bersama GAIA Dental Clinic Bukittinggi, Wujud Apresiasi untuk Seluruh Tim

BKKBN Sumbar Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kemandirian Kampung Keluarga Berkualitas

Harga Emas di Padang Tembus Rp5 Juta per Emas, Tertinggi Sepanjang Tahun