PASAMAN, KP – Setiap individu yang memiliki kekurangan pasti memiliki kelebihan tersendiri. Hal ini juga berlaku bagi penyandang disabilitas, mereka juga diberikan kelebihan. Terkait dengan kekurangan yang mereka miliki, mereka perlu mendapatkan perlakuan khusus dan perhatian dari semua pihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman, H. Mara Ondak saat menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial RI kepada para penyandang disabilitas di Pasaman. Acara tersebut dilaksanakan di Balairung Pusako Anak Nagari, baru-baru ini.
Sekda Mara Ondak mengucapkan terima kepada Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sentra Handayani Jakarta yang telah menyalurkan bantuan dari Kementerian Sosial. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat di Pasaman.
“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih dan berharap bantuan ini dapat membantu para penyandang disabilitas yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Pasaman,” ujar Sekda.
Sementara itu, Kepala Sentra Handayani Jakarta yang diwakili Plt. Kepala Tata Usaha, Merada Suryati Ariani, menjelaskan dukungan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Sosial memungkinkan pelaksanaan bantuan sosial dari Sentra Handayani dapat terlaksana, termasuk untuk Kabupaten Pasaman.
Ia juga menjelaskan, bantuan yang disalurkan meliputi pemenuhan kebutuhan hidup layak, nutrisi, alat bantu aksesibilitas, dan dukungan untuk usaha bagi penyandang disabilitas. Secara khusus, di Kabupaten Pasaman, bantuan senilai Rp803.061.000,- telah disalurkan kepada 359 orang penerima manfaat yang merupakan penyandang disabilitas.
“Untuk Pasaman, bantuan tersebut disalurkan ke lima kecamatan, yaitu Kecamatan Lubuksikaping sebanyak 149 orang, Kecamatan Bonjol sebanyak 65 orang, Kecamatan Simpati sebanyak 69 orang, Kecamatan Tigo Nagari sebanyak 23 orang, dan Kecamatan Panti sebanyak 53 orang penerima manfaat,” ungkap Suryati Ariani.
Sebelumnya, dilaksanakan Rapat Koordinasi Atensi yang dihadiri Sentra Handayani, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), petugas sosial, dan ratusan penerima manfaat yang hadir pada saat itu. (mas)