PASAMAN, KP – Wakil Bupati Pasaman Sabar AS meminta kolaborasi antara ranah dengan rantau makin diperkuat untuk menyongsong Pasaman yang lebih baik lagi ke depan.
“Sudah banyak yang dilakukan pemkab untuk mempersiapkan Pasaman yang jauh lebih baik,” kata Wabup Sabar AS di hadapan pengurus Ikatan Keluarga Pasaman dan Pasaman Barat Riau (IKP-PBR), di Balai Dang Merdu Menara Bank Riau Kepri, di Pekanbaru, Minggu (25/9).
Menurutnya, dalam bidang ekonomi, di Pasaman sudah berdiri pabrik pakan ikan. Hal itu untuk mengembangkan potensi besar yang dimiliki di sub-sektor perikanan, baik perikanan budidaya maupun perikanan tangkap.
“Pasaman siap menjadi daerah penghasil utama ikan di Sumbar. Namun persoalannya adalah pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan warga Pasaman di perantauan untuk ikut ambil bagian dalam mencari celah pemasaran yang luas,” kata Sabar AS.
Mantan anggota DPRD Sumbar itu berharap kolaborasi antara ranah dan rantau makin diperkuat, terutama untuk kemajuan kampung halaman.
Wabup juga mengklaim, dirinya bersama Bupati Benny Utama memberi perhatian lebih terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), baik melalui sektor pendidikan maupun kesehatan.
“Kita di Pasaman telah menerapkan kebijakan wajib belajar 12 tahun. Artinya, setiap anak di Pasaman berhak mendapatkan pendidikan gratis sampai ke jenjang SLTA,” katanya.
Sejalan dengan itu, lanjutnya, pemkab juga menerapkan kebijakan pengobatan gratis, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
Pemkab Pasaman, tambah Wabup Sabar, juga menggalakkan pembangunan di bidang keagamaan untuk menyiapkan generasi muda yang Islami dan siap menghadapi tantangan dan perubahan zaman.
“Kegiatan Magrib Mengaji, Gerakan Salat Subuh Berjemaah dan lainnya merupakan bagian upaya kita agar nilai-nilai luhur tidak tercerabut dari anak negeri,” ulasnya.
Di bagian lain, wabup juga menegaskan bahwa pemkab sungguh-sungguh menjadikan Pasaman sebagai destinasi wisata unggulan di Sumbar karena Pasaman punya potensi besar untuk itu. (nst)