LIMAPULUH KOTA, KP – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia yang digelar di makam dan rumah kelahiran Ibrahim Datuk Tan Malaka yang terletak di Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (17/8) berlangsung sederhana namun khidmat.
Sebelum upacara bendera, seluruh peserta upacara yang terdiri dari pengurus dan anggota Yayasan Ibrahim Datuk Tan Malaka (Ibratama), YPP PDRI 1948-1949, komunitas Palanta Aksi Kemanusiaan dan Sosial (Paksa) serta masyarakat dan insan pers, secara bergantian melaksanakan aksi tabur bunga di makam Tan Malaka.
Kegiatan tersebut juga turut diikuti anggota DPRD Limapuluh Kota, Khairul Apit yang juga merupakan anak nagari dan mantan Wali Nagari Pandam Gadang.
Usai tabur bunga, tepat pukul 10.00 WIB para peserta langsung melaksanakan kegiatan upacara pengibaran Bendera Merah Putih. Dalam upacara tersebut, tampil sebagai Inspektur Upacara Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 Ferizal Ridwan. Pasukan pengibar bendera yang berjumlah tiga orang sukses mengibarkan sang saka merah putih di makam dan rumah kelahiran Tan Malaka.
“Alhamdulillah, ini merupakan pertama kalinya kita menyelenggarakan kegiatan upacara di lokasi yang bersejarah ini. Tidak hanya kegiatan upacara, tetapi kegiatan ini juga memaknai perjuangan dan mewarisi cita-cita luhur para pejuang kemerdekaan RI terutama cita-cita luhur Tan Malaka,” sebut Ferizal Ridwan dalam sambutannya didepan hadirin upacara.
Ferizal Ridwan menyebut, bahwa dewasa ini banyak pihak yang terlalu sibuk dengan mengurus republik, pendiri republik hampir tidak terurus. Untuk itu katanya, yayasan Ibratama hadir ditengah ketidakpedulian tersebut.
“Yayasan Ibratama lahir dari pihak keluarga, orang-orang yang mengagumi Tan Malaka, dan dari pewaris Tan Malaka untuk memperjuangkan hak-hak kepahlawanan Tan Malaka sekaligus cita-cita yang beliau tinggalkan untuk kita semua,” kata Ferizal Ridwan.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak pihak keluarga, yayasan Ibratama, orang-orang yang mengagumi atau mengidolakan Tan Malaka, pewaris Tan Malaka dan seluruh pihak untuk ikut bersama-sama mengurus situs cagara budaya tersebut.
Ia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pengurusan izin terhadap pendirian Universitas Islam Tan Malaka. “Kita sudah melakukan lobi-lobi untuk pembangunan Universitas ini. Artinya, Universitas ini harus ada dan lahir di Kabupaten Limapuluh Kota yang sama-sama kita cintai ini,” tuturnya.
Turut hadir dalam upacara itu, mantan Ketua DPRD Limapuluh Kota Ismardi, mantan anggota DPRD Limapuluh Kota, Syahrisman Dt. Iyang Bosa, keluarga Tan Malaka, dan sejumlah tokoh yang ada di Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota). (dst)