LIMAPULUH KOTA, KP – Yusmira, seorang ibu muda dari Jorong Tanjung Haro Utara, Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro, Padang Panjang (Sitapa), Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, mengungkapkan perasaan terharu dan rasa syukur serta ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.
Hal itu disampaikannya atas bantuan seragam sekolah yang diberikan kepada putri kembarnya, Shivanya Kalandra dan Shaiva Kalandra, yang akan melanjutkan pendidikan di UPTD SDN 02 Tanjung Haro.
Bantuan itu berupa seragam sekolah, sepatu, tas, topi, dasi, dan jilbab itu diserahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Payakumbuh.
“Terimakasih telah membantu mengurangi beban keluarga kami,” kata Yusmira dalam wawancara di sela-sela acara penyerahan bantuan seragam sekola, baru-baru ini.
Menurut ibu muda berwajah cantik ini, ia sama sekali tidak menduga bahwa dalam situasi keuangan keluarganya yang sulit menghadapi tahun ajaran baru, mereka akan mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan putri kembarnya yang akan masuk sekolah dasar.
Dia mengapresiasi adanya program bantuan dari Pemkab Limapuluh Kota. Awalnya, seperti yang diungkapkan oleh ibu muda ini, sebagai seorang buruh dengan penghasilan terbatas, dia merasa khawatir akan biaya pendidikan untuk kedua putri kembarnya.
Namun, kebijakan Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo ini telah meringankan beban keluarga mereka, serta membuktikan bahwa program ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah membantu mengurangi beban ekonomi keluarga kami. Bantuan sangat berarti bagi kami, terutama bagi keluarga kurang mampu,” tambah Yusmira.
MENEPATI JANJI
Program bantuan seragam sekolah gratis bagi pelajar SD dan SMP yang dicanangkan oleh Pemkab Limapuluh Kota merupakan bagian dari janji Bupati H. Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, dalam upaya meningkatkan partisipasi sekolah dan standar pelayanan minimal (SPM) di bidang pendidikan.
“Bantuan seragam ini untuk membantu meringankan beban masyarakat. Program ini juga merupakan prioritas yang tercantum dalam visi misi dan program prioritas daerah,” kata Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dalam penyerahan seragam di Halaman SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh beberapa hari yang lalu.
Safaruddin menegaskan bahwa pemberian perlengkapan sekolah kepada siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP secara gratis adalah bukti komitmen Pemerintah Daerah terhadap program yang dijanjikan kepada masyarakat.
Bupati Safaruddin menegaskan setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, dan tidak ada alasan anak putus sekolah karena tidak memiliki seragam dan peralatan pendidikan.
Ia mengajak para siswa untuk memanfaatkan bantuan ini dengan meraih prestasi baik dalam hal akademik maupun non-akademik. “Kami berharap anak-anak dapat lebih semangat dalam menuntut ilmu, disiplin, dan menghormati orang tua serta guru di sekolah,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Safaruddin juga menyampaikan bahwa Pemerintah berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). “Alhamdulillah, tahun ini Pemkab Limapuluh Kota mendapatkan kuota sebanyak 335 orang guru P3K,” pungkas Safaruddin.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Limapuluh Kota, Afri Efendi menjelaskan, jumlah penerima bantuan seragam sekolah di seluruh Kabupaten Limapuluh Kota mencakup 5.324 siswa SD dan 6.607 siswa SMP yang tersebar di 13 Kecamatan. (dst)
