PADANG, KP – Kemenparekraf/Baparekraf di bawah kepemimpinan Sandiaga Salahuddin Uno menyalurkan bantuan dana Dukungan Pengembangan Usaha Parekraf (DPUP) Tahun 2023 kepada tiga Desa Wisata di Sumbar dengan nominal bantuan dana masing-masing desa sebesar Rp120 juta.
Tiga desa wisata di Sumbar Barat yang menerima bantuan dana DPUP 2023 yaitu Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu Kabupaten Tanah Datar, Desa Wisata Saribu Gonjong Kabupaten Limapuluh Kota, dan Desa Wisata Sungai Batang Kabupaten Agam.
Dana tersebut akan digunakan oleh Pemerintah desa bersama pengelola desa wisata untuk pengadaan peralatan penunjang usaha di sektor parekraf, khususnya di bidang atraksi wisata, kuliner, fesyen dan kriya.
Bantuan dana DPUP tahun 2023 merupakan tindak lanjut dari program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dan secara bertahap akan disalurkan ke 50 desa wisata di seluruh Indonesia yang telah melewati proses kurasi berdasarkan pengajuan proposal. Adapun maksimal bantuan yang dicairkan masing-masing desa sebesar Rp120 juta.
Tujuan utama bantuan dana DPUP ini adalah untuk menciptakan ragam daya tarik wisata serta meningkatkan potensi produk ekonomi kreatif yang unggul sehingga meningkatkan peluang usaha dan menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas.
“Melalui program bantuan DPUP ini mendorong kita untuk terus semangat dan bergerak cepat dengan semangat 3G yakni Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama) dan Gaspol (Garap semua potensi lapangan kerja) untuk menyerap tenaga kerja baru di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dimulai dari tatanan di tingkat desa wisata,” ujar Sandiaga dalam keterangannya dikutip Senin (11/9).
Penyerahan bantuan dana Dukungan Pengembangan Usaha Parekraf (DPUP) pada kesempatan kali ini berkolaborasi dengan kegiatan Kelana Nusantara bertempat di Gedung Gebouw van Padangsche Spaarbank Kota Padang.
Sementara, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengapreasiasi berbagai program yang diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, khususnya dalam mendukung percepatan peningkatan perekonomian Sumbar.
Ia berharap berbagai terobosan program di bawah kepempimpinan Sandiaga Uno dapat meningkatkan sinergitas dan kolaborasi baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan stakeholder lainnya dalam memperkuat ekosistem sektor parekraf yang unggul dan produktif di Sumbar.
Sekretaris Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Oni Yulfian mengatakan, sebelum Desa Wisata menerima bantuan dana DPUP 2023, penerima bantuan diwajibkan mengikuti literasi keuangan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sektor parekraf agar mampu merencanakan keuangan dengan lebih baik, sehingga lebih mudah mengakses pembiayaan dari berbagai lembaga keuangan.
Literasi Keuangan telah dilaksanakan secara hybrid di Desa Kampuang Minang Nagari Sumpu Kabupaten Tanah Datar pada 8 September 2023 dengan narasumber yang hadir di antaranya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Syariah Indonesia. Kegiatan itu dihadiri 65 pelaku UMKM sektor parekraf. (mas)
