PADANG, KP – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat (Sumbar), Buchari Bachter, bersama jajaran pengurus melakukan kunjungan silaturahmi ke Universitas Ekasakti (Unes), Selasa (4/1). Kunjungan ini diterima langsung oleh Rektor Unes, Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, beserta pimpinan universitas lainnya di Lt. 2 Gedung Rektorat Unes.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Kadin Sumbar didampingi Wakil Ketua Umum Arlin Teguh, Ari Agung, Komite Tetap Kadin Sumbar Fajar Rusvan, Doni K, dan Sam Salim. Sementara itu, Rektor Unes didampingi oleh Wakil Rektor I Dewirman Prima Putra, Wakil Rektor III Takdir Mataliti serta sejumlah dekan dan dosen kewirausahaan.
Dalam pertemuan ini, Buchari Bachter menekankan bahwa mental dan disiplin adalah kunci utama dalam kewirausahaan. Ia menyebutkan bahwa kesuksesan dalam berwirausaha tidak hanya bergantung pada gelar akademik, tetapi lebih kepada kemampuan individu dalam mengembangkan usaha dengan tekun dan disiplin.
“Seorang lulusan SMA bisa saja lebih sukses dalam berwirausaha dibandingkan sarjana, karena ia telah lebih dulu terbiasa menghadapi tantangan dan disiplin dalam usahanya. Sebaliknya, jika seseorang hanya bercita-cita menjadi pegawai negeri dan dipaksa berwirausaha, kemungkinan besar dia akan gagal,” jelas Buchari.
Sementara Rektor Unes, Prof Sufyarma Marsidin menjelaskan bahwa Unes memiliki 7 fakultas, 22 program studi (S1), 2 program diploma (D3), serta 1 program pascasarjana (S2) Ilmu Hukum.
Adapun fakultas yang ada di Unes meliputi Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Sastra.
Selain itu, Unes juga memiliki program Recognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan pengalaman kerja dan pelatihan seseorang diakui sebagai bagian dari kredit akademik.
Wakil Ketua Umum Kadin Sumbar, Arlin Teguh, mengusulkan agar mata kuliah Kewirausahaan tidak hanya diajarkan di semester 3 dan 4, tetapi diperpanjang hingga semester 6 dan 7.
“Pada semester 6, mahasiswa telah memiliki keterampilan teknis, sehingga mereka bisa mulai menerapkan ilmunya untuk usaha. Kemudian di semester 7, konsepnya bukan hanya pengajaran teori, tetapi lebih ke coaching dengan melibatkan praktisi dari industri terkait,” ujar Arlin.
Rektor Unes menyambut baik usulan ini dan menyampaikan bahwa pihaknya akan mengumpulkan seluruh dosen kewirausahaan untuk membahas kemungkinan implementasi program tersebut.
Dalam pertemuan ini, Kadin Sumbar juga menegaskan dukungan mereka terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi aparatur nagari yang ingin menempuh pendidikan di Unes. Unes sendiri telah membuka kesempatan bagi aparatur nagari untuk kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, terutama di Prodi Ilmu Pemerintahan dan Prodi Ilmu Administrasi Negara. (mas)
