177 TPS di Pasaman Terkendala Listrik dan Internet

BUPATI Pasaman, Sabar AS menyampaikan sambutan dalam rapat koordinasi pemerintahan bersama dan stakeholder terkait di Pasaman, kemarin.

LUBUK SIKAPING, KP – Pemerintah Kabupaten Pasaman menggelar rapat koordinasi pemerintahan bersama dan stakeholder terkait di Pasaman.

Rakor yang dilaksanakan di Lt. III kantor Bupati Pasaman, kemarin membahas percepatan kegiatan tahun anggaran 2024, program prioritas Kabupaten Pasaman, evaluasi kesiapan Pemilu, dan langkah-langkah penanganan pasca bencana alam yang melanda Kabupaten Pasaman.

Bupati Pasaman, Sabar AS, menyampaikan rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat Forkopimda Pasaman sebelumnya. Salah satu fokus utama rapat adalah persiapan menghadapi Pemilu serentak pada 14 Februari 2024.

Bupati Sabar AS menekankan pentingnya partisipasi aktif semua pihak agar Pemilu berjalan sukses di setiap tahapannya.

Beberapa kendala yang dihadapi Pasaman dalam Pemilu antara lain terkait distribusi logistik pemilu, terutama karena beberapa lokasi di daerah rawan bencana.

Selain itu, aspek teknis seperti aliran listrik dan jaringan internet yang belum merata di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga menjadi perhatian.

Bupati Sabar AS juga menyoroti penanganan bencana alam yang melibatkan beberapa kecamatan di Pasaman.

Ia mengingatkan pentingnya tanggapan cepat dan koordinasi yang baik dari seluruh elemen, termasuk camat dan wali nagari yang diharapkan lebih proaktif dalam menanggapi bencana di daerahnya masing-masing. Rapat juga dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman.

Disampaikan, 177 TPS belum memiliki akses internet dan sebagian belum teraliri listrik PLN. Sementara itu Kapolres Pasaman, AKBP Yudho Huntoro, mengungkapkan bahwa ada 17 TPS di 4 kecamatan yang rawan, terutama karena letaknya yang jauh dan sulit dijangkau.

Sedangkan, Kasdim Mayor Inf. Supadi menggarisbawahi pentingnya penanganan bencana alam dengan satu komando dan pertimbangan matang sebelum mengambil keputusan. Respons cepat pemerintah terhadap kejadian bencana juga menjadi fokus penting.

Rapat koordinasi ini menegaskan komitmen untuk menjaga dan melestarikan hutan sebagai langkah preventif mengingat potensi bencana alam di Pasaman.

Semua pihak diundang untuk bersama-sama berkontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran Pemilu serta penanganan bencana di Kabupaten Pasaman. (*/red)

Related posts

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Padang Ditunjuk Tuan Rumah Seminar Kebencanaan APEKSI

Dasawisma Aloe Vera 7 Wakili Padang di Lomba Tingkat Sumbar