PESISIR SELATAN, KP — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan kembali meluncurkan program edukasi kepemiluan bertajuk “Bawaslu Mengudara” atau BasUdara, bekerja sama dengan LPPL Radio Langkisau FM. Program ini tayang perdana pada Rabu (26/11) sebagai upaya meningkatkan pemahaman publik mengenai aturan pemilu dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan.
Ketua Bawaslu Pesisir Selatan, Afriki Musmaidi, mengatakan bahwa program siaran radio dipilih karena memiliki jangkauan luas hingga ke pelosok nagari. Melalui BasUdara, Bawaslu ingin memastikan informasi kepemiluan yang benar dapat diakses semua kalangan.
“Radio tetap menjadi media yang efektif. Melalui Bawaslu di Udara, kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan informasi kepemiluan yang benar dan mudah dipahami,” ujar Afriki.
Materi yang dibahas dalam program ini mencakup pengawasan tahapan dan non-tahapan pemilu, larangan kampanye dan politik uang, edukasi pemilih pemula, peran masyarakat dalam melaporkan pelanggaran, hingga pencegahan hoaks serta disinformasi. Afriki menegaskan bahwa Bawaslu Pesisir Selatan terus berupaya memainkan peran strategis dalam mewujudkan demokratisasi di wilayahnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pesisir Selatan, Wendi, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyebut konten edukatif seperti ini sangat diperlukan masyarakat, terutama di masa non-tahapan pemilu.
Program disajikan dalam bentuk dialog interaktif, memungkinkan pendengar berpartisipasi melalui telepon, pesan singkat, maupun siaran langsung di laman Facebook Langkisau FM.
Wendi berharap BasUdara dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan pemilu, sehingga proses demokrasi di Pesisir Selatan semakin jujur, adil, dan transparan.
Program “Bawaslu Mengudara” dijadwalkan tayang setiap bulan dan dapat didengarkan melalui Radio Langkisau FM maupun platform siaran daringnya. (don)