TANAH DATAR, KP — Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau langsung progres pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga korban bencana banjir bandang atau galodo di Kecamatan Rambatan, Sabtu (4/4). Proyek ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk menyediakan tempat tinggal layak bagi pengungsi dari wilayah Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto.
Dalam kunjungan yang didampingi Kepala Dinas PUPR Tanah Datar Mustika Suarman tersebut, Bupati disambut Kepala Pelaksana Proyek dari Nindya Karya, Zullyawan Adi Sampurna. Huntap ini direncanakan sebanyak 82 unit tipe 36 yang akan dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare dengan target penyelesaian dalam waktu 3-5 bulan ke depan.
Eka Putra menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan harus dikawal bersama agar berjalan lancar dan tepat waktu sehingga masyarakat terdampak bisa segera menempatinya. Proyek strategis ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat atas arahan Presiden Prabowo melalui Danantara Indonesia.
“Pembangunan ini harus kita kawal bersama agar berjalan lancar dan bisa segera ditempati oleh masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Bupati Eka Putra.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada COO Danantara, Dony Oskaria, yang sebelumnya telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) di lokasi tersebut. Ucapan terima kasih turut dialamatkan kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy atas dukungan pemerintah provinsi, terutama dalam penyediaan tambahan lahan pembangunan.
Menurut Eka Putra, keberhasilan realisasi huntap ini merupakan buah dari sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Di akhir kunjungannya, ia menginstruksikan para camat untuk aktif berkoordinasi dengan masyarakat guna meminimalkan kendala teknis di lapangan. (yon/*)