Cegah Stunting, Pemkab Pessel Gelar Gerakan Bumil Sehat

Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni bersama peserta saat menghadiri kegiatan Gerakan Bumil Sehat di Desa Wisata Konservasi Penyu, Nagari Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Senin (22/9).

PESISIR SELATAN , KP – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menggelar program Gerakan Bumil Sehat. Kegiatan yang bertujuan mencegah stunting sejak dalam kandungan ini diadakan di Desa Wisata Konservasi Penyu, Nagari Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Senin (22/9). Ratusan peserta, termasuk ibu hamil, kader kesehatan, dan aparatur pemerintahan, turut memeriahkan acara.

Kegiatan diawali dengan senam bersama, diikuti dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Ketua Panitia, Agustina Rahmadani, menjelaskan, acara ini merupakan wujud dukungan terhadap program prioritas Pemkab Pesisir Selatan yang mencakup lima pilar pembangunan. Lima pilar tersebut adalah Nagari Sehat, Nagari Kanyang, Nagari Pandai, Nagari Mangaji, dan Nagari Sejahtera.

Agustina menambahkan, Gerakan Bumil Sehat ini bertujuan meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan kehamilan standar. Hal ini mencakup enam kali pemeriksaan kehamilan, dua kali pemeriksaan USG, serta konsumsi tablet tambah darah rutin.

“Semua itu harus dilakukan agar ibu dan janin tetap sehat selama masa kehamilan,” tegas Agustina.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, menyatakan bahwa Gerakan Bumil Sehat adalah langkah penting dalam mencegah stunting. Menurutnya, ibu hamil harus sehat, bahagia, dan memiliki tubuh prima.

“Itu bisa dilihat dari pemeriksaan rutin, kenaikan berat badan yang normal, janin yang aktif, serta tidak adanya tanda-tanda komplikasi,” ujar Lisda.

Ia menambahkan, kebahagiaan ibu hamil dipengaruhi oleh asupan gizi yang baik, aktivitas fisik yang aman, istirahat yang cukup, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar. Sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu, Lisda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mendukung kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita. (dst)

Related posts

232 Ribu Pekerja di Padang Belum Terlindungi, Wali Kota Dorong CSR Perusahaan

Pemko Padang Gandeng Kemenag Perkuat Program Smart Surau

Permudah Akses Permodalan, DPRD Sumbar Sahkan Perda Penyertaan Modal Jamkrida