PADANG PANJANG, KP – Untuk mencapai target pengguna aplikasi Identitas Data Kependudukan di Kota Padang Panjang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat.
“Kita saat ini tengah mengejar target untuk pengguna aplikasi ini. Target yang perlu dicapai 25 persen dari wajib KTP,” kata Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil, Windo A Rezzo, di sela-sela sosialisasi data kependudukan pada kegiatan jalan sehat Hari Jadi Kota (HJK) Padang Panjang ke-233, HUT PGRI ke-78, dan HUT Korpri ke-52, di Bancalaweh, Kecamatan Padang Panjang Timur, Minggu (26/11).
Menurutnya, sampai saat ini untuk kawasan Sumbar, Padang Panjang sudah paling tertinggi dari daerah lain untuk data ini. Namun masih belum mencapai target nasional.
Aplikasi Identitas Data Kependudukan ini berfungsi sama dengan KTP asli yang digunakan masyarakat. Jika mau ke bandara tapi lupa membawa KTP, tinggal perlihatkan data di aplikasi ini. Begitu pun ke tempat lainnya.
“Kami selalu hadir dan turut serta di setiap kegiatan yang diadakan Pemko Padang Panjang, seperti jalan sehat ini maupun kegiatan lainnya yang mengumpulkan orang banyak, agar target kita tercapai di tingkat nasional,” tuturnya. (sup)
