PADANG, KP — Komisi V DPRD Sumbar menyatakan dukungan terhadap pembangunan Pesantren El Sunuri dan fasilitas pemuda di Nagari Sunua, Kabupaten Padang Pariaman. Komitmen itu disampaikan dalam pertemuan dengan Ikatan Keluarga Sunua Badunsanak (IKSB) di Aula Masjid As Syura, Kompleks Kantor DPRD Sumbar, Kamis (10/7).
Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Lazuardi Erman, bersama anggota Komisi V, Jempol, menerima langsung rombongan IKSB. Dalam audiensi tersebut, IKSB menyampaikan sejumlah aspirasi, khususnya terkait pengembangan pesantren dan pembangunan lapangan olahraga di kampung halaman mereka.
Perwakilan IKSB, Supriyadi menyebut, progres pembangunan Pesantren El Sunuri telah mencapai 20 persen. Namun, upaya itu masih terkendala oleh proses perizinan dan keterbatasan sarana pendidikan.
“Kami berharap dukungan DPRD, terutama dalam pengurusan izin dan bantuan fasilitas. Ini penting untuk masa depan generasi muda kami,” ujarnya.
Ketua Harian Persatuan Pemuda Sunua (PPS), Muharlis menambahkan, pemuda setempat juga membutuhkan lapangan sepak bola permanen. Selama ini, mereka hanya menggunakan lahan pinjam pakai milik warga yang belum memiliki status hukum jelas.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi V Lazuardi Erman mengapresiasi semangat warga IKSB dalam memajukan pendidikan dan kegiatan kepemudaan. Ia menyebut DPRD tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pondok Pesantren.
“Dengan Perda ini, nantinya Pemprov Sumbar akan memiliki payung hukum untuk menyalurkan anggaran APBD ke pesantren. Selama ini, anggaran provinsi belum bisa masuk karena kewenangan pesantren berada di pusat,” ujarnya.
Terkait lahan lapangan bola, ia menyarankan warga berkoordinasi dengan wali nagari dan pemilik tanah untuk mengupayakan legalisasi status kepemilikannya. Kepastian hukum dinilai penting agar pemerintah bisa mengucurkan bantuan pembangunan.
“Aspirasi dari IKSB ini menjadi bukti bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah masih sangat kuat. DPRD akan terus mendorong kebijakan yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Lazuardi.