Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Pelatihan UMKM Tak Maksimal Tanpa Dukungan Modal

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi.

PADANG, KP — Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan bahwa persoalan akses permodalan masih menjadi tantangan utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut. Menurutnya, berbagai pelatihan yang diberikan pemerintah belum akan mendorong usaha berkembang optimal jika tidak dibarengi dengan dukungan pembiayaan yang memadai.

Hal itu disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengusaha UMKM Angkatan I Pluzi Academy di UPTD PLUT KUMKM Sumbar, Senin (6/4). Muhidi menilai, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) harus berjalan beriringan dengan kemudahan akses permodalan, baik melalui perbankan maupun skema pembiayaan lainnya.

“Bimtek ini adalah bentuk dukungan nyata meningkatkan kualitas SDM. Namun, penguatan kapasitas harus diikuti akses pembiayaan agar pelaku usaha dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” ujar Muhidi.

Ia mengkhawatirkan tanpa modal yang cukup, pelatihan hanya akan berhenti pada tataran pengetahuan tanpa dampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi.

Selain modal, Muhidi mendorong pelaku UMKM memaksimalkan teknologi digital, manajemen usaha, dan strategi pemasaran. Mengingat peran strategis UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah, dukungan menyeluruh mulai dari pelatihan, akses pasar, hingga pembiayaan menjadi harga mati.

Kegiatan Pluzi Academy ini diikuti berbagai sektor UMKM yang mendapatkan materi praktik langsung guna memperkuat daya saing usaha mereka. (fai/*)

Related posts

55 KK Terdampak Bencana Terima Bantuan Perbaikan Rumah di Padang

Dua Anak Masih Hilang, Wawako Padang Beri Penguatan ke Keluarga

Pemko Padang Dukung Peringatan 50 Tahun Museum Adityawarman