Home » Padang Bagoro, Strategi Hendri Septa Membebaskan Kota Padang dari Sampah

Padang Bagoro, Strategi Hendri Septa Membebaskan Kota Padang dari Sampah

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Kota Padang merasakan gebrakan luar biasa melalui program “Padang Bagoro” yang digagas oleh Hendri Septa saat menjabat sebagai Walikota Padang. Program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih lingkungan, namun juga menjadi ajang silaturahmi warga di setiap tingkat rukun tetangga, menciptakan harmoni kebersihan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Padang Bagoro berdiri di atas tiga prinsip utama: dilaksanakan serentak sebulan sekali, melibatkan seluruh anggota keluarga, dan berfokus pada lingkungan sekitar rumah. Prinsip-prinsip ini berhasil mengubah pola pikir masyarakat terhadap tanggung jawab individu dalam menjaga kebersihan.

Program ini tidak hanya mempererat hubungan antar warga, tetapi juga mengajarkan nilai gotong-royong sejak dini dengan melibatkan anak-anak sebagai agen perubahan. Hal ini menciptakan generasi muda yang peduli pada kebersihan lingkungan dan tanggung jawab sosial.

Hendri Septa menegaskan, jika terpilih kembali dalam Pilkada 2024 bersama Hidayat, program Padang Bagoro akan dilanjutkan dan digerakkan secara lebih masif. Ia berharap program ini tidak hanya menciptakan kota yang bersih dari sampah, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan keberlanjutan di tengah masyarakat.

Saat ini, program Padang Bagoro terus berlanjut dengan inovasi baru, seperti penyediaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Mobile untuk memudahkan warga membuang sampah di pagi hari. TPS Mobile ini beroperasi di tiga titik strategis di Kota Padang dengan jam operasional dari pukul 05.00 hingga 08.45 WIB.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Fadelan Fitra Masta pada suatu kesempatan terpisah mengatakan, bahwa program ini tidak hanya berhasil mengurangi sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tetapi juga membantu mengedukasi masyarakat untuk mengurangi produksi sampah. “Padang Bagoro membawa dampak positif, meningkatkan kebersihan lingkungan, dan menurunkan kasus penyakit yang terkait sanitasi buruk, seperti DBD dan malaria,” kata Fadel.

Program ini mendapatkan apresiasi dari majalah Tempo, yang menilai Padang Bagoro sebagai salah satu success story dalam pengelolaan sampah dan lingkungan. Ke depannya, program ini akan terus melibatkan semua lapisan masyarakat, termasuk pelajar, untuk memperkuat komitmen menjaga kebersihan kota.

Pasangan Hendri Septa dan Hidayat telah membuktikan diri sebagai pemimpin yang tidak hanya mengumbar janji, tetapi bekerja nyata untuk kemajuan Kota Padang. Dengan rekam jejak yang solid, keduanya siap melanjutkan transformasi kota jika terpilih dalam Pilkada 2024. (fai)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?