LUBUK SIKAPING, KP — Pemerintah Kabupaten Pasaman memastikan stok pangan di daerahnya aman dan tersedia dengan baik menjelang dan selama Iduladha 1446 H tahun 2025.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pasaman, M. Dwi Richie, menyatakan ketersediaan pangan yang melimpah ini disebabkan oleh sejumlah daerah yang baru saja selesai melakukan panen raya.
“Stok pangan di Kabupaten Pasaman cukup tersedia, terutama saat Iduladha tahun ini, karena sejumlah wilayah telah melaksanakan panen raya,” ujarnya di Lubuk Sikaping, Senin (9/6).
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga menyiapkan cadangan beras yang disimpan di Perum Bulog setempat sebagai langkah antisipasi.
“Cadangan beras saat ini mencapai 61,04 ton yang disimpan di Bulog. Cadangan ini dipergunakan jika terjadi bencana alam atau kelangkaan pangan. Namun saat ini, Pasaman masih surplus padi,” tambah M. Dwi Richie.
Pemkab Pasaman menargetkan produksi padi sebesar 205.627 ton dengan luas tanam mencapai 42.839 hektar, sesuai program UPSUS Swasembada Pangan 2025.
Sementara Kepala Bidang Pangan Desirwan Indra menyampaikan ketersediaan pangan saat ini, untuk beras sebanyak 12.817 ton dengan kebutuhan rata-rata per bulannya sebanyak 3.792 ton.
“Rata-rata kebutuhan beras masyarakat di Kabupaten Pasaman saat ini sebanyak 122,329 ton per harinya. Jadi per bulannya stok ketahan pangan beras mencapai 9.024 ton. Untuk harga beras saat ini stabil Rp16 ribu per kilogram,” terang Desirwan Indra.
Untuk Jagung saat ini kata dia tersedia 3.343 ton dengan kebutuhan perbulannya sebanyak 1.144 ton dengan harga Rp6 ribu per kilogram. Kebutuhan rata-rata Jagung per harinya 36,914 ton, sehingga masih memiliki ketahanan sebesar 2.199 ton.
“Gula pasir tersedia 240 ton dengan kebutuhan perbulannya 132 ton, dengan harga Rp18 ribu per kilogramnya. Minyak goreng curah 664 ton, kebutuhan perbulannya 272 ton dengan harga Rp20 ribu per kilogram,” katanya.
Daging Sapi saat ini tersedia 123 ton, kebutuhan per bulannya 54 ton dengan harga Rp140 ribu per kilogram. Daging ayam tersedia 334 ton, kebutuhan 167 ton per bulannya dengan harga Rp31 ribu per kilogram.
“Telur Ayam tersedia 376 ton, kebutuhan per bulan 175 ton dengan harga Rp27 ribu per kilogram. Bawang merah tersedia 129 ton, kebutuhan per bulannya 97 ton dengan harga Rp30 ribu per kilogram. Cabai merah tersedia 277 ton, kebutuhan per bulannya 236 ton Rp25 ribu per kilogram,” katanya.
Cabai rawit saat ini tersedia 108 ton, kebutuhan per bulannya 71 ton dengan harga Rp25 ribu per kilogram. Bawang putih tersedia 47 ton, kebutuhan 29 ton per bulannya dengan harga Rp36 ribu per kilogram. (nst)