PESISIR SELATAN, KP – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memfasilitasi mediasi antara Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (6/7), untuk mempercepat pelaksanaan Program MBG yang diamanatkan Perpres No. 83 Tahun 2024 dan Inpres No. 9 Tahun 2025.
Pertemuan digelar di Gedung PLUD Rawang, Painan, dan dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Gunawan. Hadir sejumlah perwakilan perangkat daerah, walinagari, pengurus koperasi, dan unsur Sarjana Pelopor Pembangunan Indonesia (SPPI).
Gunawan menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menyukseskan program strategis nasional ini. Ia menyebut, Inpres secara tegas mengatur pelaksanaan Program MBG melalui koperasi desa.
“Dari 182 koperasi desa yang telah terbentuk di nagari-nagari, sebagian besar belum berjalan optimal. Sementara itu, 19 dapur MBG segera beroperasi dan membutuhkan pasokan bahan pokok yang stabil,” ujarnya.
Mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan kerja sama Kopdes sebagai penyedia bahan pangan bagi Dapur MBG di masing-masing wilayah. Kerja sama akan diformalkan melalui MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dimulai dengan penandatanganan MoU antara 19 Kopdes dan 19 Dapur MBG, disaksikan langsung oleh bupati atau wakil bupati.
Gunawan berharap koperasi desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi nagari, khususnya di sektor pertanian dan jasa. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara koperasi, petani, dan pelaku usaha lokal.
“Dengan kolaborasi ini, masyarakat nagari diharapkan merasakan manfaat ekonomi secara langsung dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pemkab Pesisir Selatan optimistis penguatan koperasi akan memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kelembagaan ekonomi lokal. (don)
