Pemko Bukittinggi Salurkan Buku Tabungan dan KKS bagi Warga Penerima Bansos

BUKITTINGGI, KP – Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Sosial menyalurkan buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada warga penerima bantuan sosial. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di halaman Balai Kota Bukittinggi, Senin (6/10).

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan penyaluran bantuan sosial harus dilakukan secara adil dan tepat sasaran tanpa intervensi atau keberpihakan. Ia menyebut Pemko Bukittinggi akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan pihak perbankan agar penyaluran bantuan berjalan lancar dan akuntabel.

“Hanya masyarakat yang benar-benar berhak yang dimasukkan dalam daftar penerima, sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTKS) yang telah diverifikasi. Penerima diutamakan bagi lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, anak sekolah, ibu melahirkan, dan ibu menyusui. Total dana yang disalurkan melalui Bank BRI diperkirakan lebih dari dua miliar rupiah,” ujarnya.

Ramlan berharap bantuan sosial dari pemerintah pusat benar-benar bermanfaat dan digunakan secara bijak untuk kebutuhan pokok serta peningkatan kesejahteraan keluarga. “Kami pastikan penyaluran berlangsung transparan, berkeadilan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi, Syanji Faredy, menjelaskan program bantuan sosial merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin dan rentan melalui perlindungan dan jaminan sosial berkelanjutan.

“Tahun 2025, penyaluran dilakukan melalui Bank BRI sebagai bank Himbara dengan total bantuan sekitar Rp15 miliar. Jumlah itu terdiri atas 2.558 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp2,03 miliar dan 5.185 KPM Program Sembako senilai Rp3,11 miliar,” urainya.

Adapun rincian penerima mencakup 499 KPM di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), 786 KPM di Kecamatan Guguak Panjang, dan 1.066 KPM di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS). Program sembako memberikan bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan, sedangkan PKH menyalurkan bantuan tunai bagi keluarga dengan anak sekolah, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas. (mas)

Related posts

Sumatera ‘Black Out’

Penggerebekan Kafe di Pasbar Ricuh, Enam LC Diamankan

Tanggul Baru Jebol, 25 Hektare Sawah di Kuranji Kembali Terendam