PASAMAN BARAT, KP – Produksi ikan di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat enam bulan terakhir pada periode Januari-Juni mencapai 52.898 ton.
“Produksi itu terdiri atas 2.723 ton ikan budidaya dan 50.175 ton ikan budidaya tangkap,” kata Kepala Dinas Perikanan Pasaman Barat, Selasa (9/7).
Menurutnya, produksi masih stabil sehingga ia optimistis target yang ditetapkan dapat tercapai hingga akhir tahun. Adapun target yang ditetapkan yaitu untuk ikan tangkap sebesar 111.610 ton, perikanan budidaya 6.213 ton, dan produksi olahan ikan 4.883 ton.
“Dengan dukungan dan kerja sama semua pihak diharapkan target produksi ikan dapat tercapai,” katanya.
Untuk mencapai target itu, pihaknya melakukan berbagai upaya antara lain pemberian bantuan kepada 40 kelompok perikanan. Bantuan yang diserahkan berupa sarana pendukung penangkapan gps 80 unit, perahu tiga unit, mesin perahu 82 unit, alat tangkap enam kelompok, paket budidaya ikan 20 kelompok, paket mesin pakan tiga kelompok.
“Peningkatan produksi juga kita lakukan dengan pembinaan, pelatihan dan sosialisasi kepala kelompok budidaya ikan dan tangkap,” katanya.
Selain itu, beberapa kelompok juga dibantu melalui anggaran pusat dan provinsi.
Ia menambahkan, produksi perikanan tangkap yang dihasilkan mayoritas ikan tongkol, tenggiri, kakap merah, kembung, selar, teri, kerapu, layur, bawal, kwe, cakalang, udang putih, kepiting dan rajungan.
“Secara kualitas tidak kalah bersaing dengan daerah penghasil ikan lainnya di Indonesia,” ulasnya.
Ikan yang dihasilkan nelayan di Pasaman Barat selain dipasarkan di Sumbar juga di provinsi lainnya bahkan ada yang sampai luar negeri seperti ikan kerapu. (ant)