PADANG, KP – Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat memperkuat koordinasi dengan Tim Ahli guna mendorong lahirnya kebijakan daerah yang lebih berkualitas dan berbasis kajian akademik pada 2026. Langkah ini diawali dengan pelaksanaan rapat perdana antara Sekretariat DPRD Sumbar bersama Tim Ahli DPRD Sumbar, Selasa (31/3).
Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon menegaskan, penguatan sinergi ini sangat penting untuk memastikan setiap keputusan yang diambil oleh dewan tidak hanya bersifat politis, namun juga didukung oleh analisis yang komprehensif. Menurutnya, Tim Ahli memiliki peran strategis dalam memberikan kajian serta pertimbangan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas keputusan lembaga legislatif tersebut.
“Tim Ahli harus diperkuat sebagai bagian integral dalam mendukung fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, termasuk dalam meningkatkan kualitas produk peraturan daerah,” ujar Maifrizon.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah agenda strategis yang meliputi pola kerja, mekanisme penyusunan kajian, serta upaya optimalisasi dukungan keilmuan terhadap Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Sinergi yang solid dinilai menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan kebijakan daerah yang saat ini semakin kompleks.
Ketua Tim Ahli DPRD Sumbar, HM Nurnas menambahkan, pihaknya dituntut untuk tidak hanya responsif, tetapi juga proaktif dalam menyusun rekomendasi strategis yang berbasis data. Ia berharap ke depannya Tim Ahli mampu memberikan masukan yang lebih tajam dan terukur bagi DPRD Sumbar sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. (fai/*)