Home » Citra Polri Tercoreng Lagi

Citra Polri Tercoreng Lagi

Redaksi
A+A-
Reset

HANYA gara-gara ulah seorang oknum, citra kepolisian di daerah ini kembali tercoreng. Di mana-mana pembicaraan tertuju kepada Ipda Al, anggota Polsek Banuhampu, Polres Padang Panjang yang terlibat peredaran narkoba.

Bermacam ocehan dan cacian dialamatkan kepada anggota polisi yang ditangkap BNNP Sumbar tersebut. Mereka menilai inilah yang dikatakan ‘pagar makan tanaman’. Dia seharusnya memberantas narkoba, justru ikut terlibat dalam kasus kejahatan narkoba.

Begitulah yang santer jadi gunjingan di tengah-tengah masyarakat kini. Akibat ulah seorang oknum polisi, semua prestasi dan keberhasilan yang pernah dilakukan aparat penegak hukum itu terlupakan begitu saja. Bagaikan panas setahun dihapus hujan sehari.

Selama ini berbagai keberhasilan polisi dalam mengungkap kasus, seperti perampokan, pembunuhan dan lain sebagainya, termasuk mengungkap kasus teroris dianggap biasa-biasa saja. Bahkan ada anggapan, itu sudah tugas polisi. Semoga aparat kepolisian di daerah ini tetap semangat dalam memberantas tindak kejahatan tanpa pandang bulu.

Mungkin masyarakat jadi kesal dan prihatin sebab ingatan mereka kembali ke kasus narkoba yang melibatkan mantan Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa. Bahkan, Kapolres Bukittinggi waktu itu Dody Prawiranegara ikut pula tersandung.

Seiring perjalanan waktu, kasus yang melibatkan mantan kapolda dan mantan kapolres itu bisa dilupakan masyarakat di daerah ini. Tapi dengan munculnya kasus anggota Polsek Banuhampu yang ditangkap BNNP Sumbar dengan barang bukti sekitar 141 kilogram (kg) ganja, citra kepolisian kembali tercoreng di Ranah Minang.

Diharapkan kepada Kapolda Sumbar agar memproses kasus Aipda Al ini sesuai hukum yang berlaku. Kalau perlu terapkan hukuman berat lalu dipecat. Buat apa mempertahankan anggota yang bersalah dan merusak institusi.

Dengan adanya tindakan tegas dan terarah ini, diharapkan anggota anggota lainnya berpikir seribu kali untuk melakukan hal yang sama.

Pihak Provost Polri diharapkan juga untuk terus mengawasi anggota di lapangan agar tidak terlibat narkoba dan pelanggaran hukum lainnya.

Intel-intel di kepolisian hendaknya ikut juga memantau tindakan anggota polisi yang diduga terlibat narkoba. Diharapkan tugas intel Polri tidak hanya fokus pada masyarakat umum saja. Semoga. *

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?