SUMATERA Barat yang terkenal dengan sebutan Ranah Minang tampil dengan kejutan luar biasa . Tanah ulayat di daerah ini mulai disertifikatkan. Musim berganti, zaman berubah. Pertanda kemajuan semakin mengangkat harkat dan martabat negeri ini. Tanpa gembar-gembor, Pemkab Tanah Datar bersama cendekiawan setempat melakukan terbosan hebat. Pertama di Indonesia, mensertifikatkan tanah ulayat.
Cap jempol pantas diberikan pada Tanah Dtar dipimpin Bupati Eka Putra. Semoga program membanggakan ini dapat sambutan hangat di Sumbar. Program mensertifikatkan tanah ulayat merupakan kerja spektakuler. Sudah lama warga Minang punya tanah ulayat turun-temurun dan sekarang muncul program sertifikasi tanah pusaka kaum masing-masing suku dengan penghulunya di Ranah Minang ini.
Namun karena program ini bisa dikatakan sejarah baru di Indonesia, mungkin saja muncul beragam ‘celoteh’. Hal demikian termasuk biasa. Apa yang muncul tiba-tiba pasti diiringi beragam pendapat. Biasanya jadi bahan perbincangan seru sambil minum kopi di lapau.
Penyerahan sertifikat tanah ulayat itu dihadiri langsung Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto, di Sungayang, Tanah Datar, Selasa (10/10).
Dengan peristiwa luar biasa ini, tentu kita sepakat Ranah Minang telah memasuki era baru. Program sertifikasi tanah ulayat ini perlu jadi program unggulan di masing-masing daerah dan dilakukan berkelanjutan. Lembaga pemerintahan bersama ninik mamak dengan kelembagaan LKAAM mutlak berada di garda terdepan.
Kerja yang dihadang jelas membutuhkan stamina dengan kerja terukur. Asal semuanya didahului dengan niat baik, Insya Allah lancar-lancar saja. Namun demikian, beragam problema lapangan pasti ditemui. Ada suka dan duka. Sudah biasa hal demikian. Yang perlu, tim pensertifikatan tanah ulayat ini adalah tokoh yang sudah teruji kredibilitasnya. Jjangan sampai diibaratkan pula kerja ini dengan ‘baban barek singgulung batu’. Anggap saja sebagai pengabdian yang mengasyikkan.
Pensertifikatan tanah ulayat di Minangkabau merupakan sebuah kemajuan dan terobosan yang membanggakan. Kita berharap pensertiifikatan tanah ulayat di Sumbar berlangsung aman-aman saja. *
