PADANG, KP — Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padang membuktikan kreativitasnya dengan melahirkan puluhan buku antologi hasil program kokurikuler. Sebanyak 19 judul karya siswa tersebut resmi diserahkan kepada pihak perpustakaan madrasah untuk memperkaya khazanah literasi bagi seluruh warga sekolah, Senin (13/4). Setiap judul dicetak sebanyak 5 eksemplar, sehingga total ada 95 buku baru yang siap dipinjam dan dibaca warga madrasah.
Prosesi penyerahan buku berlangsung di ruang kerja Kepala MAN 1 Padang, Afrizal. Secara simbolis, Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana menyerahkan 95 eksemplar buku tersebut kepada pengelola perpustakaan untuk segera diinventariskan agar bisa dinikmati para pembaca.
Afrizal memberikan apresiasi tinggi atas ketekunan para siswa dalam merangkai pemikiran menjadi karya nyata. Menurutnya, produktivitas menulis ini merupakan cara terbaik bagi generasi muda untuk memberikan sudut pandang baru bagi orang lain melalui tulisan.
“Buku adalah jendela dunia, namun menulis buku adalah cara kita memberi jendela bagi orang lain untuk melihat dunia dari sudut pandang kita,” ujar Afrizal saat menerima karya-karya tersebut.
Adapun judul-judul yang diluncurkan sangat beragam, mulai dari isu perjuangan pendidikan seperti ‘Pelukan di Balik Angka Merah’ dan ‘Seragam Lusuh Mimpi Tak Pernah Rapuh’, hingga tema religi dan sosial seperti ‘Cahaya di Langit Damaskus’ serta ‘Circle yang Hampir Tersesat’. Kehadiran karya ini semakin mempertegas posisi MAN 1 Padang sebagai madrasah yang produktif dalam mencetak penulis muda.
Afrizal berharap penambahan koleksi ini menjadi motor penggerak minat baca di lingkungan madrasah.
“Kita berharap semangat menulis ini terus terjaga dan menular kepada siswa lainnya, sehingga perpustakaan madrasah tidak hanya berisi buku teks pelajaran, tetapi juga dipenuhi karya kreatif orisinal anak bangsa,” pungkasnya. (ak/*)