AGAM, KP — Sebuah rumah permanen dua lantai di Jorong Katapiang, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, ludes terbakar pada Minggu siang (5/4) sekitar pukul 12.45 WIB. Rumah berukuran 9 x 12 meter tersebut diketahui milik Darwis (63 tahun), seorang petani yang tinggal bersama empat anggota keluarganya.
Berdasarkan informasi di lapangan, api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik atau korsleting. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan, namun beruntung tiga unit rumah di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari perambatan api.
Untuk menjinakkan si jago merah, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Armada tersebut terdiri dari dua unit Damkar Kabupaten Agam dan dua unit bantuan dari Kota Bukittinggi. Petugas bersama masyarakat setempat berjibaku memadamkan api hingga situasi benar-benar terkendali.
Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, kerugian materiel yang diderita pemilik rumah ditaksir mencapai kurang lebih Rp400 juta. Keluarga Darwis yang terdiri dari istri, anak, menantu, dan seorang cucu kini terpaksa kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.
Terkait kejadian ini, masyarakat diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak sesuai standar. Saat ini, kondisi di lokasi kebakaran dilaporkan sudah aman sepenuhnya. (ak/*)