Pasutri Pedagang Emas Dirampok, Suami Tewas Istri Luka-luka 

Pasangan suami istri (pasutri) pedagang emas menjadi korban perampokan.

LIMAPULUH KOTA, KP – Pasangan suami istri (pasutri) pedagang emas menjadi korban perampokan saat akan berjualan malam hari di Pasar Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota. Peristiwa tersebut terjadi Jumat lalu (3/5) sekitar pukul 18.00 Wib.

Korban Reno (40 tahun) warga Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, meninggal dunia di lokasi kejadian di daerah Batu Sampik, Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX. Sementara sang istri bernama Gita (37 tahun) mengalami sejumlah luka-luka dan dibawa ke puskesmas terdekat.

Akibat kejadian itu korban kehilangan emas dan satu unit sepeda motor. Namun belum diketahui berapa total emas yang dibawa kabur pelaku.

“Dugaan sementara, korban yang merupakan suami-istri hendak berjualan emas di pasar tradisional Galugua yang memang dibuka pada malam hari. Saat di TKP di Batu Sampik, korban dipukul oleh pelaku menggunakan benda tumpul,” sebut Kapolres 50 Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf melalui Kapolsek Kapur IX, Iptu Debi Eka Putra.

Ia menjelaskan, korban Reno yang dipukul menggunakan benda tumpul akhirnya meninggal dunia, sementara sang istri yang mengalami luka-luka dibawa ke Puskesmas Sialang untuk menjalani pengobatan.

Mantan anggota Satintelkam Polres 50 Kota itu mengaku belum bisa mendapatkan banyak keterangan dari korban Gita sebab masih trauma akibat peristiwa itu.

“Kita belum bisa mendapatkan banyak keterangan dari korban Gita, sebab masih trauma akibat peristiwa itu, belum bisa panjang lebar memberikan keterangan, termasuk kerugian yang dialami,” imbuhnya.

Iptu Debi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang belum dipastikan berapa orang jumlahnya itu.

“Kita juga berharap informasi dari masyarakat, sehingga pelaku bisa segera ditangkap,” ujarnya.

Terpisah, Kapolres 50 Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf saat dihubungi, Minggu (5/5) untuk konfirmasi lebih lanjut terkait kasus perampokan membawa maut yang menimpa pasangan suami istri itu, belum memberikan keterangan lebih dalam terkait kasus tersebut. ” Saya sedang berada di rumah sakit, nanti dihubungi lagi,” ujar Kapolres singkat. (dst)

 

Related posts

Banjir dan Longsor Terjang Pasaman: Satu Orang Tewas, Ratusan KK Terisolasi

Pohon Durian Tumbang Timpa Rumah di Lubuk Kilangan 

Kebakaran Hanguskan Rumah Petani di Nagari Lawang