JAKARTA, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat ketiga Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, Minggu besok (7/1), mulai pukul 19.00 WIB. Debat ketiga ini dikhususkan untuk calon presiden (capres), yakni capres nomor urut 1 Anies Baswedan, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo.
Debat yang akan berlangsung di Istora Senayan Jakarta ini mengangkat empat tema besar, yaitu pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.
Ada sejumlah aturan baru yang akan berlaku di debat ketiga. Aturan tersebut sebelumnya disepakati oleh KPU bersama tiga tim pasangan capres-cawapres. Pada debat nanti, capres hanya akan menggunakan satu mikrofon bulit-in atau yang terpasang podium masing-masing.
Sebelumnya, pada debat calon wakil presiden (cawapres) yang digelar 22 Desember 2023 lalu, tiga mikrofon yang digunakan masing-masing kandidat jadi sorotan karena dianggap terlalu banyak. yakni clip on, head set, dan hand held. Penggunaan tiga jenis mikrofon ketika itu untuk mengantisipasi apabila salah satunya rusak atau mengalami malfungsi ketika debat berlangsung.
Aturan penggunaan satu mikrofon built-in pada debat nanti sekaligus untuk mengurangi kans capres meninggalkan podium saat debat. Sebab, pada debat cawapres lalu, Muhaimin Iskandar dan Gibran Rakabuming Raka sempat meninggalkan podium dan bicara di sisi panggung bagian depan.
“Mikrofonnya satu saja, di podium. Jadi asumsinya ruang geraknya di podium itu saja,” kata anggota KPU RI August Mellaz, dikutip dari katadata.co.id, Jumat (5/1).
Penggunaan mikrofon ini berbeda dengan debat pertama dan kedua di mana saat itu capres dan cawapres peserta debat menggunakan tiga jenis mikrofon,
Aturan baru lainnya pada debat ketiga yakni terkait penggunaan singkatan atau istilah asing. Apabila capres bertanya menggunakan singkatan atau istilah asing saat debat, ia wajib menjelaskan singkatan atau istilah tersebut ke capres lainnya.
Mellaz berujar, kebijakan ini sebelumnya sudah dimintakan ke para panelis yang berperan menyusun pertanyaan pada segmen 2 dan 3 debat. Para panelis diminta merumuskan pertanyaan bersifat naratif dan tidak menggunakan singkatan dan istilah asing atau tak familiar.
KPU berharap, para capres peserta debat juga tak menggunakan singkatan atau istilah asing saat sesi tanya jawab dengan capres lainnya. Namun, apabila masih ada capres yang bertanya dengan singkatan dan istilah asing atau tak familiar, maka moderator yang harus mengambil peran.
“Ini posisinya antara moderator ke pihak yang bertanya. Sampai (singkatan dan istilah) clear, baru kemudian (tanya jawab) dimulai lagi,” ujar Mellaz.
Pada debat sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka sempat bertanya mengenai ‘carbon capture and storage’ ke cawapres nomor urut 3 Mahfud MD. Dalam kesempatan yang sama, Gibran juga menyakan soal ‘SGIE (State of the Global Islamic Economy) ke Muhaimin Iskandar. Pertanyaan yang memuat istilah asing dan singkatan asing itu disampaikan Gibran tanpa menyertakan penjelasan atau kepanjangan.
DAFTAR 11 PANELIS DEBAT CAPRES 7 JANUARI 2024
Angel Damayanti (Guru Besar Bidang Keamanan Internasional Fisipol Universitas Kristen Indonesia)
Curie Maharani Savitri (Dosen Hubungan Internasional, ahli kajian industri pertahanan dan alih teknologi Universitas Binus)
Evi Fitriani (Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia)
Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia dan Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani)
I Made Andi Arsana (Ahli Aspek Geospasial Hukum Laut Universitas Gadjah Mada)
Ian Montratama (Dosen Program Studi Hubungan Internasional Ahli Keamanan dan Pertahanan Universitas Pertamina)
Irene Hiraswari Gayatri (Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional)
Kusnanto Anggoro (Pakar Keamanan Universitas Pertahanan)
Laksamana TNI (Purn) Marsetio (KSAL 2012-2014 dan Ketua Dewan Guru Besar Universitas Pertahanan)
Philips J. Vermonte (Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Internasional Indonesia dan Senior Fellow CSIS)
- Widya Setiabudi Sumadinata (Guru Besar Bidang Keamanan Global Universitas Padjadjaran)
MODERATOR
Debat capres Minggu nanti (7/1) akan dipandu dua moderator, yakni Anisha Dasuki dan Ariyo Ardi. Sebagai informasi, Anisha Dasuki merupakan presenter di stasiun televisi iNews. Namanya sudah tidak asing lagi dalam dunia pemilu Indonesia. Ia pernah menjadi moderator dalam debat Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2018, Pilkada Bupati Morowali 2018, Debat Terbuka Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018, dan Debat Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.
Sementara Ariyo Ardi merupakan Pemimpin Redaksi Global TV. Ia juga merupakan salah satu jurnalis televisi senior yang sempat menjadi pembaca berita di stasiun televisi SCTV pada 2007. (kdc)