PEKANBARU, KP – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanah Datar melakukan studi komparatif ke PWI Provinsi Riau sekaligus melakukan pertemuan dan bersilaturahmi dengan Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Riau, Jumat lalu (16/9).
Studi komparatif yang dipimpin Ketua PWI Tanah Datar Yuldaveri itu diikuti sebanyak 17 orang anggota dan pengurus PWI Tanah Datar. Turut serta dalam rombongan di antaranya wartawan KORAN PADANG perwakilan Tanah Datar Nasrul Chaniago.
Kedatangan rombongan PWI Tanah Datar diterima Ketua PWI Provinsi Riau Zulmansyah Sekedang bersama Sekretaris Antony Harry dan jajatan pengurus serta tokoh masyarakat Sumbar asal Sijunjung Aselfine.
Zulmasyah Sekedang dalam kesempatan itu menyatakan, di bawah kepemimpinannya, PWI Riau konsisten melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan wartawan.
“Dengan dukungan semua stakeholder, terutama jajaran Pemprov Riau, kita konsisten memberdayakan wartawan khususnya dalam hal pendidikan dan wawasan, meningkatkan kesejahteraan, dan melindungi mereka dari persoalan hukum,” ujarnya.
Zulmansyah yang juga kandidat Ketua Umum Pengurus Pusat PWI itu menyebut, bagi PWI Riau, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) merupakan hal yang tak bisa ditawar-tawar karena melalui UKW itulah profesionalisme wartawan dalam menunaikan tugasnya dapat terukur sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Sudah ratusan anggota PWI di Riau yang mengikuti UKW pada ketiga jenjang yang ada, yaitu utama, madya, dan muda. Alhamdulillah, dengan dukungan Pemprov Riau, pemkab dan pemko di Riau, anggota PWI Riau bisa mengikuti UKW dengan gratis,” ucapnya.
Data terakhir, imbuhnya, ada 857 orang anggota PWI Riau yang sudah mengikuti UKW, terdiri dari 543 orang wartawan muda, 141 madya, dan 158 utama. Total jumlah anggota PWI di Riau sebanyak 1.179 orang.
Terkait pengelolaan organisasi, Zulmansyah menegaskan, pihaknya bersama seluruh jajaran pengurus sepakat mengedepankan prinsip-prinsip keterbukaan, lebih dari sekadar transparan.
Sekretaris PWI Riau Antoni Harry menambahkan, semua jajaran pengurus berkomitmen mengabdi untuk profesi sesuai bidang masing-masing. Sedangkan dalam menjalankan organisasi, seluruh pengurus konsisten mengacu pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
“PWI sebenarnya adalah mitra dan harus berkawan dengan pemerintah, tetapi tetap mengontrol. Kita dorong pemerintah dengan energi positif. Utamakan berita membangun dan mencerahkan, tapi bila ada yang perlu dikritik, maka dilakukan dengan bijak. Namanya jurnalisme akomodatif,” ujar Antoni.
Sementara, Ketua PWI Tanah Datar Yuldaveri mengucapkan terimakasih atas sambutan hangat pengurus PWI Riau sekaligus ikut mendoakan Zulmansyah bisa terpilih menjadi ketua umum pengurus pusat PWI pada kongres nasional nanti.
“Kami hadir di sini dalam rangka studi komparatif yang merupakan tindak lanjut agenda kami pada bidang peningkatan SDM,” katanya.
Setelah pertemuan dan jamuan makan siang, rombongan PWI Tanah Datar mengadakan pertandingan persahabatan tenis meja yang juga dimeriahkan dengan permainan domino.
PERTEMUAN DENGAN IKTD RIAU
Usai berkunjung ke PWI Riau, rombongan PWI Tanah Datar melakukan pertemuan dengan Keluarga besar Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) dan Bundo Kanduang IKTD Provinsi Riau, di ruang pertemuan sekretariat IKTD setempat.
Rombongan diterima Sekretaris Umum IKTD Riau Yon Hafni, Wakil Ketua Umum H. Parisman Ikhwan dan Nusyafri Tanjung, Bendahara Umum H. Asmen, penasehat sekaligus pendiri IKTD Riau H. Khaidir, Ketua Bundo Kanduang IKTD Yuneli, Wakil Ketua Leni Siska, Bendahara Zulfitriani, dan anggota Elfina.
Nursyafri Tanjung dalam pertemuan itu mengatakan, pihaknya senantiasa berupaya memberi kontribusi untuk memajukan kampung halaman.
“Di perantauan ini, kami memperkuat silaturahim sesama perantau dan membantu memberdayakan anggota. Untuk kampung halaman, kami mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah,” ujar Nursyafri Tanjung yang juga anggota DPRD Riau dari Fraksi Gerindra.
Terkait dengan perhelatan demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, baik legislatif maupun eksekutif, Nursyafri Tanjung menegaskan, keluarga IKTD Riau juga mendukung para perantau yang akan maju, baik menjadi calon anggota DPR RI, DPRD Riau, dan DPRD kabupaten/kota di Riau.
“Anggota IKTD yang berdomisili di Kota Pekanbaru ada sekitar 15 orang yang maju menjadi calon anggota legislatif. Di sejumlah kabupaten kota, warga IKTD juga banyak yang menjadi caleg dari berbagai partai politik. Bahkan, kita juga mempersiapkan bakal calon Walikota Pekanbaru,” ujarnya.
Sementara, Ketua PWI Tanah Datar Yuldaveri mengucapkan terimakasih atas sambutan dan silaturahim dengan IKTD dan Bundo Kanduang IKTD Riau. Ia berharap pertemuan itu menjadi langkah awal untuk terjalinnya kerjasama yang baik, khususnya dalam menjembatani informasi dan komunikasi antara perantau dengan kampung halaman.
Pihaknya turut mendoakan semoga warga IKTD Riau yang maju sebagai caleg bisa terpilih pada pemil;u 2024 nanti, termasuk perjuangan ‘mendudukkan’ anggota IKTD Riau menjadi Walikota Pekanbaru. (nas)