SOLOK, KP – Ruas jalan dari arah Pasar Bukit Sileh, Kecamatan Lembang Jaya, menuju Simpang Tanjung Nan IV, Kecamatan Danau Kembar, di Kabupaten Solok, banyak berlubang dan minim penerangan.
Keindahan Danau Bawah, sebagai salah satu objek wisata di Kabupaten Solok, tidak dibarengi dengan fasilitas jalan yang bagus. Ditambah lagi, tidak ada lampu jalan sehingga malam hari ruas jalan yang kecil itu gelap gulita.
Di kawasan tersebut, tampak banyak lubang di badan jalan. Ada lubang yang menganga di turunan curam, sehingga tidak hanya membahayakan pengguna jalan saja, tetapi juga cukup merepotkan pengendara dan alat transportasi yang ditunggangi.
“Saya lihat hampir setiap kali berganti pemimpin di Kabupaten Solok, jalan ini begini-begini saja. Apakah masyarakat di sini tidak membayar pajak? Saya rasa tidak juga. Sebab, banyak hasil bumi masyarakat yang keluar dan diangkut menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Setidaknya pajak bumi dan bangunan serta pajak kendaraan itu dibayar. Namun, ruas jalan seperti ini berlubang dan tidak ada penerangan. Malam hari kita takut melintas di sini, ini membahayakan,” demikian dikatakan Ujang (29), yang datang ke Kawasan Danau Talang lewat jalur Koto Gadang Koto Anau, Minggu (17/9).
Pria yang mengaku berasal dari Kabupaten Sijunjung itu berprofesi sebagai pedagang hasil bumi. Dia menyebut, selama 11 tahun terakhir ini, hampir setiap Minggu lewat jalan itu. Selama itu pula jalan tersebut tetap rusak, berlubang, dan mengancam pengendara, pengguna jalan, serta alat transportasi yang dikendarai pengendara.
“Semoga pemerintah memperbaiki jalan tersebut, karena jalan ini sangat vital menuju Simpang Tanjung Nan IV menuju Bukit Sileh dan sebaliknya,” ujar Rajo Embang, warga Danau Kembar. (wan)