LIMAPULUH KOTA, KP – Aksi sosial ‘memanusiakan manusia’ dengan memberi perhatian kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terus dilakoni tim relawan Palanta Aksi Kemanusian dan Sosial (Pak’Sa).
Pada Kamis (25/5) tim relawan Pak’Sa di bawah pimpinan mantan Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan, kembali mengantarkan 10 ODGJ asal Kabupaten Limapuluh Kota untuk menjalani rehabilitasi dan terapi di LKS Aulia Rahmah Lampung.
Di halaman Kantor Dinas Perhubungan yang dijadikan sebagai titik kumpul jelang pemberangkatan menuju Lampung, satu-persatu para ODGJ diantar pihak keluarga yang beberapa orang di antaranya masih ada yang dirantai dan diikat sebelum akhirnya rantai-rantai itu dilepaskan oleh Ferizal Ridwan. Lalu mereka dinaikan ke atas bus pariwisata yang dicarter untuk diberangkatkan ke Lampung.
Ferizal Ridwan mengungkapkan, 10 ODGJ yang diantarkan menjalani rehabilitasi dan terapi di LKS Aulia Rahmah Lampung tersebut berasal dari Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kecamatan Suliki, Akabiluru, Gunuang Omeh, Lareh Sago Halaban, dan Kecamatan Luak.
“Segenap tim relawan Pak’Sa meminta doa dan dukungan kepada keluarga, masyarakat serta para donatur yang telah memberikan bantuan terhadap penyelamatan nasib 10 ODGJ asal Kabupaten Limapuluh Kota yang akan menjalani rehabilitasi dan terapi selama beberapa bulan di LKS Aulia Rahmah Lampung,” ujar Ferizal Ridwan yang akrab disapa Buya Feri.
Dari data yang berhasil dihimpun tim relawan Pak’Sa, masih ada puluhan warga Kabupaten Limapuluh Kota yang mengalami gangguan jiwa atau ODGJ yang perlu mendapat perhatian Pemkab Limapuluh Kota.
“Untuk saat ini, sesuai kemampuan dan dukungan dana dari para donatur, tim relawan Pak’Sa hanya mampu memfasilitasi 10 ODGJ untuk menjalani rehabilitasi dan terapi di LKS Aulia Rahmah Lampung. Apabila nanti tim relawan Pak’Sa mendapat dukungan pendanaan dari para donatur, kita akan berangkatkan lagi para ODGJ yang keluarga minta bantuan untuk direhabilitasi,” pungkas Buya Feri. (dst)