PADANG, KP – Sebanyak 108 kepala keluarga (KK) penyintas bencana hidrometeorologi di Kecamatan Pauh menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang yang diserahkan oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Jumat (13/3).
Bantuan diserahkan secara simbolis di kawasan huntara mandiri Kelurahan Kapalo Koto. Sebanyak 98 keluarga yang tinggal di huntara menerima bantuan Rp500 ribu per keluarga, sementara 10 keluarga lainnya yang telah menempati hunian tetap (huntap) di Kampung Talang juga memperoleh bantuan dengan nominal yang sama. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu kebutuhan menjelang Lebaran,” ujar Maigus.
Dalam kesempatan itu, Maigus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk menyediakan hunian tetap bagi warga terdampak yang masih tinggal di huntara.
Menurutnya, pemerintah kota telah menyiapkan lahan seluas 4,6 hektare di Lambung Bukit untuk pembangunan huntap. Selain itu, terdapat dua lokasi alternatif lainnya, yakni Balai Gadang seluas 4,9 hektare dan Simpang Haru sekitar 5.000 meter persegi.
Lahan tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 600 hingga 700 unit rumah bagi warga terdampak bencana. “Semoga pembangunannya dapat segera terealisasi melalui dukungan pemerintah pusat dan kolaborasi berbagai pihak,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Baznas Kota Padang Mufti Syarfie, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemko Padang, serta Camat Pauh Titin Masfetrin bersama lurah se-Kecamatan Pauh. (red)