PADANG, KP – Ketua Dekranasda Sumbar Harneli Mahyeldi beserta Wakil Ketua Fitria Amalia Audy, menghadiri pameran kerajinan Inacraft 2024 di Jakarta Convention Center, Jakarta.
Pada acara pembukaan, kegiatan bertajuk ‘From Smart Village to Global Market’ itu dihadiri Presiden Joko Widodo, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Teten Masduki, Ketua Umum BPP ASEPHI Muchsin Ridjan, Badan Kehormatan ASEPHI Abdul latif, serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia. Selain itu juga hadir ibu-ibu OASE Kabinet Indonesia Maju dan para pelaku UKM.
Pada kegiatan itu, Harneli Mahyeldi dan Fitria Amalia Audy mengunjungi seluruh stan asal Sumbar di pameran Inacraft 2024. Tahun ini sebanyak 14 stan dari Sumbar dan kabupaten/kota ikut berpartisipasi pada ajang itu.
Harneli mengaku bangga atas semakin tingginya kualitas serta beragamnya kerajinan nasional yang berasal dari berbagai daerah di nusantara. “Terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dan antusiasme para pelaku usaha yang turut meramaikan perhelatan besar ini,” ujarnya, dikutip dari laman infopublik, Jumat (1/3).
Senada, Amalia juga menyampaikan rasa kagumnya dan berharap kerajinan asal Sumbar bisa go internasional. “Kami sangat bangga atas produk kerajinan daerah Sumatra Barat, semoga ke depannya dapat terus berkembang bahkan sampai ke mancanegara,” harapnya.
PRODUK SUMBAR DIMINATI PENGUNJUNG
Pada pameran kerajinan Inacraft 2024, Sumbar hadir dengan mayoritas karya-karya kerajinan sulam tangan dan kain songket.
Karya-karya kerajinan itu berasal dari sejumlah daerah, seperti Kota Padang, Payakumbuh, Tanah Datar, Padang Panjang, Solok, Pesisir Selatan, dan Bukittinggi.
Kerajinan tangan sulam dan songket serta border memang menjadi ciri khas di stan Sumbar. Salah satu karya yang menyita perhatian adalah sulam kapalo samek. Tidak hanya bisa untuk selendang, sulaman kapalo samek juga dapat diolah menjadi tas, baju, dompet, dan kerudung.
“Stand Sumbar peminatnya sangat banyak. Alhamdulillah, produk-produk Sumbar sangat diminati,” ujar exhibitor stan Sumbar, Mei.
Ia menyebut, stan Sumbar turut dikunjungi oleh pengunjung dari luar negeri. Ke depannya Mei berharap agar karya-karya Sumbar dapat terus diterima oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri. (mas)