19 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Pasaman

KANIT Gakkum Satlantas Polres Pasaman, Ipda Armen Nasir saat melakukan olah TKP kasus lakalantas di salah satu jalan raya di daerah setempat, baru-baru ini.

LUBUK SIKAPING, KP – Selama periode Januari hingga Juni 2025, sebanyak 19 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Kabupaten Pasaman.

“Jumlah kejadian lakalantas sebanyak 85 kasus. Korban meninggal dunia 19 orang, sementara korban luka ringan tercatat sebanyak 157 orang,” terang Kasatlantas Polres Pasaman, Iptu Afrizal, Senin (30/6) di Lubuk Sikaping.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasaman, Ipda Armen Nasir, menyebut total kerugian materiil dari seluruh kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp55,1 juta. “Kasus ini mencakup laka tunggal, laka ganda, hingga tabrak lari yang terjadi di sepanjang jalan raya di Pasaman,” jelasnya.

Menurut Armen, minimnya disiplin pengendara menjadi faktor utama penyebab tingginya angka kecelakaan. Cuaca yang kerap membuat jalan licin juga berkontribusi terhadap terjadinya lakalantas.

“Kesadaran masyarakat terhadap tertib berlalu lintas masih rendah. Terlebih saat cuaca buruk, jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan,” katanya.

Untuk menekan angka kecelakaan, Satlantas Polres Pasaman rutin menggelar edukasi dan tindakan preventif, termasuk menyambangi sekolah, komunitas ojek, serta kelompok pengendara lainnya. “Kami juga rutin menggelar razia kendaraan, memeriksa kelengkapan surat-surat dan kelayakan kendaraan, serta menindak tegas truk ODOL (Over Dimension Over Load),” jelas Armen.

Selain itu, personel Satlantas juga menjaga titik-titik lalu lintas padat di pagi, siang, dan malam hari guna mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan.

Ipda Armen juga mengimbau para orang tua agar tidak sembarangan memberikan kendaraan kepada anak-anak di bawah umur, khususnya pelajar. “Anak-anak belum cukup umur sangat rawan terlibat kecelakaan karena belum disiplin dan tidak memiliki SIM. Ini menjadi perhatian khusus kami,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga gencar melakukan patroli rutin di lokasi rawan balap liar, sebagai upaya pencegahan lakalantas di kalangan remaja. “Kami menyisir kelompok remaja yang rawan melakukan balap liar. Patroli ini penting agar tidak menambah angka kecelakaan,” tutupnya. (nst)

 

 

Related posts

13 Orang Terjaring Razia Kos dan Penginapan di Padang, Pemilik Abaikan Aturan

Padang Sahkan Perda Penguatan Lembaga Adat dan Budaya Minangkabau

Smart Surau Tingkatkan Aktivitas Keagamaan Pelajar, Pemko Siapkan Reward