23 Rumah Hanyut di Padang Panjang, 120 Warga Masih Mengungsi

PADANG PANJANG, KP — Pemerintah Kota Padang Panjang melaporkan kondisi terkini penanganan banjir bandang dan longsor dalam rapat evaluasi daring yang dipimpin Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Rabu (3/12) malam.

Jajaran Pemko Padang Panjang, termasuk Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua DPRD Imbral, Kapolres AKBP Kartyana, Sekdako Sonny Budaya Putra, dan unsur Forkopimda lain, mengikuti rapat dari Posko Utama Tanggap Darurat Bencana di Markas Koramil 01/PP.

Wakil Wali Kota Allex Saputra melaporkan, saat ini sebanyak 120 warga masih berada di tiga lokasi posko pengungsian. Adapun data kerusakan rumah mencapai 253 unit. Rinciannya rusak berat 18 unit, rusak sedang 16 unit, rusak ringan 196 unit, dan hanyut 23 unit.

Allex menambahkan, tim gabungan masih melanjutkan pencarian korban yang belum ditemukan. Pembersihan material longsor dan banjir di kawasan Jembatan Kembar, Silaing Bawah, juga terus dilakukan.

“Dapur umum tetap beroperasi melayani kebutuhan warga. Anak anak sekolah mulai kembali beraktivitas, dan bantuan berupa pakaian, makanan, serta susu balita sudah didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Wawako memastikan bahwa Pemko Padang Panjang berkomitmen terus memperbarui laporan harian kepada provinsi dan memastikan seluruh penanganan berjalan efektif sesuai arahan Gubernur. (mas)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang